06 May 2020 · 8.260 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Kisah ini nyata saya alami dan saya saksikan sendiri di bulan Rajab pada tahun 1993 dan ini adalah tentang sebagian kecil dari karomah Abah Guru Sekumpul. Kisah ini dapat saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah dari dunia sampai ke akhirat kelak.
Saya tinggal bersama 3 orang teman dalam 1 kamar asrama di kawasan Antasan Senor Ilir. Malam itu tepat malam Jum’at di bulan Rajab pada tahun 1993, Selesai rapi melaksanakan aktifitas di asrama dan aktifitas yang lainnya, kamipun bersiap-siap untuk tidur. Di kamar hanya ada saya dan kawan saya yang berasal dari Kapuas. Kebetulan kawan saya yang asal rantau malam itu ikut kawannya ke Banjarmasin karena Jum’at siangnya libur.
Sebelum tidur, sudah jadi kebiasan kami untuk sholat sunnah dulu 2 raka’at. Sehabis sholat sunnah dan sedikit wiridan ada hal aneh yang tidak pernah terjadi seperti malam sebelumnya. Kawan saya yang asal Kapuas itu tiba-tiba saja berkata kaya ini:
“Iya guru, saya sudah siap. Minta ridho piyan dari dunia sampai ke akhirot.”
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+