Pesantren Al Hidayat Kab. Magelang

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren Al Hidayat Kab. Magelang

Profil

Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayat berada di Dusun Nusupan, Desa Kedunglumpang, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang . Sejak didirikan pada 1986, Ponpes khusus putri itu telah menggelar khataman Alquran untuk kedelapan kalinya. Sedangkan khataman Alquran bin nadzri, digelar untuk ke-22 kalinya.  Sedangkan khataman Al Ibriz di pesantren yang saat ini diasuh oleh Nyai Hj Sintho’ Nabilah Asrori Ahmad itu baru kali keempat. 

Menurut putra pertama Nyai Sintho', KH Zakaria Mochtar, pesantren itu didirikan oleh kakeknya, Almarhum KH Zaini pada 1986. Pembelajaran Alquran dimulai dari kediaman Kiai Zaini yang saat itu jumlah santrinya hanya sedikit. Setelah Kiai Zaini meninggal, pesantren dilanjutkan oleh putranya KH Ahmad Lazim dan istrinya Nyai Sintho'. Jumlah santri pun semakin bertambah. Lahan dan bangunan pun kemudian diperluas. Dan kini, tercatat ada 200 lebih santri putri yang bermukim di pesantren itu.

"Sepeninggal bapak, pesantren ini kemudian diteruskan Ibu, dan dibantu adik-adik saya. Alhamdulillah, sekarang ada dua cabang. Satu di Margorejo Magelang yang diasuh adik saya Zaenal Mubarok dan satu lagi di Ketintang Baru, Kota Surabaya, saya yang mengasuh," tutur suami dari Wafiatul Muflichah itu saat ditemui di sela acara.

Selain fokus untuk menghafal Alquran, para santri juga diberikan ilmu dari kitab kuning, baik soal fiqih, fasolatan, nahwu seperti shorof, umrithi, jurumiyah, alfiyah hingga ketauhidan. 

"Pesantren ini juga memiliki santri S3. Mereka khusus belajar ngaji kitab Al Ibriz setiap Selasa atau seminggu sekali. S3 itu artinya bukan program doktor lho. Tetapi Santri Sampun Sepuh," kata mahasiswa program doktoral UIN Sunan Ampel itu, sambil tersenyum.

Gus Mubarok, sapaan akrab KH Zaenal Mubarok menambahkan, alasan yang diasuh hanya santri putri, karena ingin menunjukkan kepada masyarakat maupun bangsa, jika perempuan juga bisa memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara. Para santri pun diajari ilmu cara berinteraksi kepada orang tua, yang lebih tua, maupun guru, ustad dan kiai. 

Pengasuh

  1. KH Zaini
  2. KH Ahmad Lazim
  3. Nyai Hj Sintho’ Nabilah Asrori Ahmad
  4. KH Zakaria Mochtar
  5. KH Zaenal Mubarok

Pendidikan

Pendidikan Formal

  1. TK
  2. MI
  3. SMP
  4. SMA

Pendidikan Non formal

  1. Raudhatul Athfal (RA)
  2. DTA Al-Qur’aniyah
  3. Ulya PPS Al-Qur’aniyah
  4. Wustho PPS Al-Qur’aniyah
  5. Kajian Kitab Kuning.

Ekstrakurikuler

  1. Tahfidzul Qur’an, Ta’limul Qur’an
  2. Qiroatul Qur’an bit Tartil Wat Taghonni
  3. Belajar al-Qur’an dengan Metode Qiro’ati
  4. Kursus Mu’allim Al Qur’an
  5. Pengajian Kitab Kuning
  6. seni Hadrah, khitobah
  7. Kursus Kaligrafi
  8. Kursus Komputer
  9. Kursus Bahasa Arab 
  10. Bahasa Inggris
  11. Seni Bela Diri.
  12. Ketrampilan Hidup/Kerja: Komputer Office, Menjahit, Perkebunan dan Pertanian, Kewanitaan.
     



Fasilitas

1. Masjid
2. Asrama Pesantren
3. Gedung Sekolah
3. Gudang
4. Perpustakaan
5. MCK/WC
6. Laboratorium Komputer
7. Laboratorium Bahasa
8. Ruang tamu
9. Kopontren
10. Dapur
11. Aula
12. Lapangan
13. Kantor
 


 

 

Alamat

Dusun Kedunglumpang Rt 01 Rw 01 Kec. Salaman Kab. Magelang, Jawa Tengah

Kode Pos: 56162

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren

Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 
 

Pertanyaan Pengunjung

  • Belum ada pertanyaan untuk lembaga ini.