7 Amalan Mulia di Hari Jum'at Beserta Faedahnya

 
7 Amalan Mulia di Hari Jum'at Beserta Faedahnya

LADUNI.ID, Jakarta - Bagi umat Islam, hari Jumat adalah hari yang agung. Hari Jumat juga disebut sebagai rajanya hari. Ada berbagai amalan yang bisa dilakukan di Hari Jumat yang amalan itu mengandung banyak faedah.

Berikut ini adalah tujuh amalan dan faedah agung yang khusus diamalkan di Hari Jum'at.

1. Barang siapa yang membaca Ya Muhaimin 10x

Setelah mandi jum'ah, maka Allah SWT akan memberikan kewibawaan dan kemulyaan.

2. Barang siapa yang membaca surat Al-Qodar 7x

Antara 2 adzan di hari Jum'ah, maka Allah SWT akan melunasi semua hutangnya.

3. Barang siapa yang berucap Ya Baathin 33x

Setelah sholat jum'ah, Allah SWT akan menjadikannya dari ahli bathin.

4. Barang siapa setelah sholat Jum'ah membaca Al-Fatihah, Al-ikhlas, Al-falaq, dan An-Naas masing 2 7x tanpa merubah posisi duduknya (tasyahhud akhir) dan tanpa berbicara sebelumnya, maka Allah SWT akan menjaganya dari semua kejelekan sampai Jum'at berikutnya.

5. Barang siapa setelah sholat Jum'ah membaca Allohumma akfiniy bihalaalika 'an haroomika waghniniy bifadlika 'amman siwaak, maka segala kebutuhannya akan terpenuhi hingga hari berikutnya.

6. Barang siapa yang berdoa Yaa Ghoniyyu Yaa Mughniiy 40x,setiap 10 dari bacaan tersebut ditambahi aghniniy, ketika doa mukminin mukminaat pada khutbah kedua, maka Allah SWT akan meluaskan rizkinya.

7. Barang siapa yang bersholawat kepada Nabi SAW setelah Ashar hari Jum'at 80x, maka Allah SWT akan mengmpuni dosanya 80 tahun, jika memang si pembaca tidak memiliki dosa sebanyak itu, maka keutamaan tersebut akan diberikan kepada kedua orangtuanya dan Allah SWT akan mengangkat derajat mereka.

Ada riwayat bahwasanya yang membaca sholawat dengan sighoh ini Allohumma Sholli 'alaa sayyidinaa muhammadin Nabiyyil Ummiy wa 'alaa aalihi wasohbihi wa sallim Tasliimaa setelah Ashar hari jum'at, maka akan ditulis untuknya pahala ibadah 80 tahun.

Barang siapa yang memperbanyak sholawat atas Nabi SAW, maka Allah SWT akan menyelesaikan semua urusannya, mengampuni segala dosanya, melunasi hutangnya, dan sholawat tersebut akan menjadikan sebab dia memperoleh syafaat Nabi SAW, dia akan berada paling dekat kedudukannya di sisi Nabi SAW pada saat hari kiamat.

 


(Disadur dari majlis Habib Zein bin Smaith dan Habib Salim As-Syaatiri)