Biografi KH. Zaenudin Djazuli

 
Biografi KH. Zaenudin Djazuli

Daftar Isi Profil KH. Zaenudin Djazuli

  1. Kelahiran
  2. Mengajar di Pesantren
  3. Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)
  4. Karier

Kelahiran

KH. Zaenudin Djazuli atau biasa akrab dipanggil Gus Dien adalah salah satu pengasuh Pesantren Al Falah Ploso Kediri.

Mengajar di Pesantren

KH. Zaenudin Djazuli merupakan sosok kiai yang sangat padat dalam mengajar, dalam sehari beliau bisa mengajar 5 pelajaran di pesantren.

Ba'da subuh beliau mengajar Kitab Asymuni Sarah Al fiyah (ilmu lughot). Sore beliau mengajar Kitab Fathul Qorib (fiqih), Kitab Ta'lim (moral), Kitab Bidayah (tasawuf dasar), dan Ba'da Maghrib beliau mengajar Kitab Ihya' Ulumuddin (tasawuf tinggi), Shohih Muslim (Hadis).

Peranan di Nahdlatul Ulama (NU)

Pada tahun 1984 ketika NU memutuskan kembali ke khittoh 1926, KH. Zaenudin Djazuli masuk ke Golkar dan menjadi Jurkamnas Golkar sampai dengan tahun 1998. Hasilnya: setiap bupati, Kakandepag Kediri atau Propinsi Jatim selalu atas rekomendasi beliau.

Tahun 1992 dalam muktamar NU Cipasung, ketika Gus Dur mau dijegal oleh penguasa (Soeharto), KH. Zaenudin Djazuli berada di garda depan mendukung Gus Dur habis-habisan. Andai tidak ada Gus Dien, mungkin Gus Dur terjungkal.

Tahun 1998-1999, beliau ikut mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa dan menjadi jajaran dewan Syuro pusat. Tahun 2010 an, beliau ikut mendirikan PKNU.

Karier

KH. Zaenudin Djazuli merupakan seorang kiai yang tegas, lugas, disiplin, wibawa, berani mengambil resiko, berjiwa pembaharu. Tahun 1960 - 1966 beliau memimpin konfrontasi langsung dengan PKI. Tahun 1975-1985, beliau mendirikan bangunan yasir arafat disusul Al Falah 2.

Tahun 1992, beliau mendirikan KBIH. Tahun 1995 beliau menggagas berdirinya Poliklinik pondok pesantren dengan konsep pendanaan gotong royong seluruh santri.