Pesantren At-Taroqqi, Sampang Madura

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
Klaim Pengelola Pesantren Kirim Pesan ke Pengelola Pesantren Daftar Sebagai Alumni
 
Pesantren At-Taroqqi, Sampang Madura

PROFIL

Pesantren At-Taroqqi berdiri pada tahun 1963, dibangun masa fase perjuangan oleh seorang KH. Ma'mun Muhammad dengan membabat hutan daerah Sampang. Ketika mengetahui di situ akan dibangun pesantren, sontak banyak warga ketakutan. Mereka khawatir akan berdampak tidak baik. Para jin dikhawatirkan akan mengamuk. Ketakutan bertambah saat diketahui Kiai Ma’mun bermaksud menebang pohon itu. Kepercayaan warga masih sangat kuat. Namun, Kiai Ma’mun dikisahkan tak peduli dengan itu semua.

Dengan izin Allah, penebangan pohon itu tetap dilakukan, bahkan pohon itu beliau gunakan sebagai awal mula pembangunan ponpes. Kekhawatiran masyarakat akan terjadinya sesuatu karena sebab penebangan pohon itu tak terbukti sedikit pun. Bahkan, dari waktu ke waktu ponpes at-Taroqqi semakin berkembang.

Kiai Ma’mun menatar para santri yang belajar kepada beliau dengan begitu telaten. Bukan suatu hal yang mudah, mendidik orang-orang yang terbiasa hidup dengan adat caroknya. Sekalipun demikian, masyarakat Madura tetep mendukung Kiai Ma’mun dalam berdakwah. Mereka mempunyai semboyan yang harus dihormati: Bapa’, Babu’, Guru, Rato (bapak, ibu, kiai atau ulama, dan pemerintah).

Tak lama, Kiai Ma’mun mendapat seruan Ilahi yang pada akhirnya tongkat estafet Ponpes at-Taroqqi diteruskan kakak kandung beliau, yaitu Kiai Haji Alawy Muhammad.

Pada masa kepemimpinan Kiai Alawy, para santri yang datang membanjiri ponpes bukan hanya dari daerah pulau Madura saja. Bahkan, ada yang dari pulau seberang dan pulau lain seperti Pontianak. Aktivitas ponpes pun semakin padat. Namun, itu semua dapat terkondisikan. Hal ini yang semakin meyakinkan para wali santri bahwa Kiai Alawy bukan hanya seorang ulama yang kaya dengan ilmu, tapi juga seorang organisatoris dan politikus Islam yang handal.

Pada masa kepemimpinan beliau, Ponpes at-Taroqqi bukan hanya menyuguhkan pendidikan agama saja seperti zaman adiknya, Kiai Ma’mun. Namun, juga menyuguhkan pendidikan formal tingkatan SD, SMP, dan SMA. Tak hanya berhenti di situ, ponpes juga membekali santri dengan wawasan politik dan berorganisasi yang tentunya tak lepas dari koridor Islam.

Hal ini dilakukan agar para santri saat keluar dari ponpes dapat membentengi dari politikus yang suka menjadikan ulama wayang dan juga agar santri dapat memasuki sektor-sektor pemerintah.

Pengasuh

  1. KH. Alwy Muhammad
  2. KH. Ma'mun Muhammad

PENDIDIKAN

Pendidikan Formal

  1. Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  2. Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  3. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Pendidikan non Formal

  1. Tahfidzul Qur'an
  2. Madrasah Diniyah
  3. Pengajian Kitab Kuning
  4. Majelis Taklim

 BACA JUGA:  Susunan dan Tuntunan Lengkap Bacaan Tahlil dan Doa Arwah Beserta Faedahnya (Tanpa Iklan)

EKSTRAKURIKULER

Ekstrakurikuler di Pesantren  antara lain:

  1. Baca Tulis Al Qur'an
  2. Tahfidz Qur'an
  3. Kajian Kitab Kuning
  4. Tahsin Qur'an
  5. Beladiri
  6. Olahraga
  7. Kaligrafi
  8. Lukis
  9. Hadrah
  10. Pramuka
  11. PMR
  12. Komputer
  13. Marching Band
  14. Ketrampilan Hidup


Kajian Kitab di Pesantren At-Taroqqi


Hadrah di Pesantren At-Taroqqi

BACA JUGA :  Bagaimana Hukumnya Bagian Tubuh Manusia sebagai Bahan Obat-obatan?

FASILITAS

Fasilitas di Pesantren   :

  1. Masjid
  2. Gedung Sekolah
  3. Asrama Pesantren
  4. Kantor
  5. Perpustakaan
  6. Lab Komputer
  7. Lab IPA
  8. Lapangan serbaguna
  9. MCK
  10. Aula
  11. Gudang
  12. Kopentren


Gedung Pesantren di Pesantren At-Taroqqi


Gedung Sekolah di Pesantren At-Taroqqi

BACA JUGA:  Pesantren Fathimiyah Bekasi

ALAMAT

Jalan Raya Karongan, Tanggumung, Sampang, Madura

Telepon: (0323) 322-534, 322-193

Data pesantren lebih lengkap per propinsi dan kabupaten/kota dapat dicek di wiki.laduni.id/pesantren
Untuk berpartisipasi memperbarui informasi ini, silakan mengirim email ke redaksi@laduni.id.

 

KUNJUNGI JUGA

 

 

Yuk Ngaji Qur’an yang dilengkapi terjemah dan penjelasan di Laduni

 

 

 

 
 

Pertanyaan Pengunjung

  • Belum ada pertanyaan untuk lembaga ini.