27 Jan 2021 · 4.358 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Dalam kitab Qimatuz Zaman 'indal Ulama, Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah menjelaskan banyak hal mengenai kebiasaan para ulama besar dalam menjaga waktunya agar tidak terlewatkan sia-sia. Kita akan tahu bagaimana respons para ulama salaf dalam menghindari menyia-nyiakan waktu dalam uraian kitab di atas.
Misalnya, kita akan mendapati sebuah keterangan bahwa Imam Al-Fudhail ibn 'Iyadh pernah berkata, "Saya mengetahui beberapa orang yang jarang dijumpai berbicara mulai dari hari Jumat sampai pada Jumat berikutnya."
Dikisahkan, suatu ketika ada beberapa orang datang kepada salah seorang salaf, ketika bertamu dan masuk rumah mereka berkata, "Maaf, Andai sekiranya kedatangan kami merepotkan bagimu."
Lalu ulama salaf itu pun menjawab, "Sungguh benar apa yang kalian katakan, tadinya saya sedang sibuk membaca, dan harus saya hentikan lantaran kedatangan kalian."
Jawaban jujur itu sebenarnya menggambarkan betapa waktu ulama salaf itu, tak pernah terbuang sia-sia. Mer
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+