Gus Baha, Nabi dan Para Ahlul Hadoroh
Laduni.ID, Jakarta - Selama mendengar ngaji Gus Baha, saya hanya ndiluk (nunduk, red). Menatap wajah Gus Baha hanya sesekali. Rasanya adem dan teduh saat melihat beliau.
Ngaji di kediaman Gus Baha itu baru pertama saya lakukan. Sebelumnya, hanya mendengar melalui youtube dan cerita beberapa kawan.
Namun, siang itu saya benar-benar mengalaminya. Duduk dan mendengar langsung petuah-petuahnya.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp55.500
Rp121.425
Rp75.000
Rp72.000
Memuat Komentar ...