Ini Alasan Gus Baha’ tentang Kiai yang Cenderung 'Menghindari' Bab Jihad

Kenapa kiai cenderung selalu menghindari bab Jihad? Inilah jawaban Gus Baha'...

KH. Ahmad Bahauddin Nursalim Al-Hafidz ( Gus Baha) di Mata Prof. Dr. KH Quraisy Syihab

Prof. Quraisy Syihab berkata "Sulit ditemukan orang yang sangat memahami dan hafal detail-detail Al-Qur'an hingga detail-detail fiqh yang tersirat dalam ayat-ayat Al-Qur'an seperti Pak Baha'

Cerita Gus Baha’ tentang Larangan Memakai Peci Putih

"Itulah sebabnya, baju saya putih tapi kopiah saya hitam." Kenapa demikian?

Gus Baha: Indonesia Tertinggi Kelasnya di Dunia

Kita mendapati satu sejarah bagaimana Abu Hasan berbeda dengan tokoh-tokoh NU, bagaimana pula bedanya Gus Dur dengan Kiai As’ad Syamsul Arifin tentang asas tunggal Pancasila.

Cara Mendidik Anak Menurut Gus Baha’

Harta benda dan anak adalah mengandung fitnah. Kenapa bias demikian?

Ijazah Melancarkan Rezeki dari Gus Baha

Beliau mempuyai ciri khas mengajarkan berislam dengan optismis dan bergembira. Pada sa’at mengajar khususnya kitab Tafsir Jalalain, beliau menerangkan dari berbagai sisi, baik tata bahasa, ushul fiqih, hukum fiqih, sisi tasawuf “hakikat” dan tak lupa hikmah dari ayat tersebut

Gus Baha Ditegur Sahabat Ibnu Mas'ud

Barangsiapa ingin membaca Al-Qur'an seperti ketika diturunkan, maka bacalah.sebagaimana bacaan Ibnu Ummi 'Abd (Ibnu Mas'ud). Rasulullah SAW kembali bersabda"Belajarlah baca Al-Qur'an dari empat orang

Nasihat Gus Baha’ Supaya Optimis Masuk Surga

Gus Baha' menceritakan sebuah kisah agar kita selalu optimis masuk surga tanpa harus menyalahkan dan mengkafirkan.

Kita Diampuni karena Allah, Bukan karena Kita Benar

Gus Baha' menyampaikan bahwa kita diampuni karena Allah banyak ampunannya, bukan karena kita benar.

Cerita Gus Baha’ tentang Kedekatan Nabi dengan Allah

Ini adalah cerita Gus Baha' tentang bagaimana Nabi berhubungan dengan Allah, Sang Khaliq. Sangat berbeda dengan kita-kita.

Cerita Gus Baha’: Islam di Zaman Nabi Gampang, Sekarang Kok Malah Repot

Sahabat Nabi mengatakan bahwa Islam di zaman Nabi itu mudah. Tapi di zaman tabi'in malah repot.

Cerita Gus Baha’: Abdurrahman bin Auf Sangat Kaya karena Selalu Bayar Kontan

“Kenapa anda bisa sekaya ini?” Jawab Abdurrahman, “Aku tidak pernah dagang kecuali dengan cara cash (kontan)”.

Belajar dari Kisah Sang Ahli Ibadah dan Si Tukang Tidur

Kisah dari Gus Baha’ ini memberikan pelajaran tentang berbagai hal. Baca di sini...

Alasan Kiai Cenderung Menghindari Bab Jihad, Ini Penjelasan Gus Baha'

Gus Baha' menjelaskan kenapa kiai suka menghindari bab jihad. Simak di sini...

Fenomena Gus Baha'

Fenomena Gus Baha ini menarik. Bukan saja karena materi-materi yang disampaikannya mengena banget di hati. Ia sederhana, dan tidak berapi-api seperti ustadz lelaki kebanyakan. Ia juga sangat pakar di bidang Al-Qur'an berikut kandungannya dan kisah-kisah yang melingkupinya ketika ayat-ayat itu diturunkan.

Gus Baha, Kiai Pembela Orang Biasa

Selain dikenal sebagai ulama pembela orang awam, Gus Baha juga dikenal sebagai pembela orang biasa, bahkan orang terpinggirkan.

Cerita Gus Baha’: Saat Khalifah Harun al Rasyid Menegur Ustadz Kasar

Adapun ayat Al-Qur’an yang disebut Khalifah Harun Al Rasyid saat menegur Ustadz yang kasar tersebut adalah.

Dzikir Hu dan Jawaban Gus Baha’ Atas Kesalahpahaman Ust Adi Hidayat dan Ust Khalid Basalamah

Alhamdulillah Gus Baha’ sudah meng-counter dengan menjelaskan maksud Huu..

Alasan Mengapa Gus Baha' Terkadang Sulit Untuk Disowani

Saat mengaji Tafsir Jalalain rutinan dipondok beliau, Gus Baha' mengutarakan sebuah alasan mengapa terkadang beliau agak sulit untuk disowani.

Penjelasan Gus Baha Mengenai Warisan Mbah Hasyim untuk Gus Dur

Pola hubungan Internasional inilah yang kelak diwariskan secara turun temurun melalui KH. Wahid Hasyim hingga puncak tongkat estafetnya di lanjutkan oleh Gus Dur

Gus Baha Terangkan Dua Model Pertanyaan di Masyarakat, Mirip Zaman Nabi

"Orang fasik pun ada dua macam. Pertama ada yang lugu, ada yang tidak. Orang fasik yang benar-benar lugu, bertanya caranya ingin bertaubat, ia memang ingin taubat. Kalau yang enggak, memang ingin mempersulit,"

Gus Baha : Orang Kafir pun Bisa Faham Al-Quran, Anda?

Ketika al Quran turun, itu pendengarnya tidak ada yang muslim. Pendengarnya, non muslim.

Gus Baha: Nabi Adam AS Tidak Salah Makan Buah Khuldi

Nabi Adam diiming-imingi keabadian, sehingga Nabi Adam tertarik makan. Bersama Ibu Hawa, Nabi Adam akhirnya dinyatakan bersalah dan kemudian diturunkan ke bumi

Gus Baha: Islam itu Disampaikan dengan Rileks Bahasa Kerennya, dengan Santuy

Sekarang itu ada orang yang menyampaikan Islam seolah Islam itu aturannya repot, mengekang dan bahkan terkesan bengis

Kekaguman Gus Baha Kepada Gus Dur

Ketika Gus Dur dilengserkan dari Presiden, yang paling saya kenang dan para ulama seluruh Indonesia dan mungkin seluruh dunia, adalah keberhasilan Gus Dur mengelola konflik tidak dengan pertumpahan darah.

Gus Baha: Pendakwah Hanya Perantara Bagi Seseorang Untuk Dapat Hidayah, Maka Jangan Memaksa

Gus Baha: Pendakwah Hanya Perantara Bagi Seseorang Untuk Dapat Hidayah, Maka Jangan Memaksa

Gus Baha', Beragama 'Santuy' Seperti Nabi

“Sekarang itu ada orang yang menyampaikan Islam seolah Islam itu aturannya repot, mengekang dan bahkan terkesan bengis”. Pernyataan ini disampaikan Gus Baha’ saat Ngaji Bareng di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang.

Gus Baha’: Jangan Sok Suci dengan Sedikit-Sedikit Sunah Nabi

Dewasa ini, marak umat muslim belajar agama. Bahkan ada yang menobatkan dirinya hijrah mengikuti sunah Nabi. Hal itu baik. Namun, yang bermasalah, hijrahnya mereka dengan menggunakan atribut yang dianggap sebagai sunah Nabi.

Meneladani Kesabaran Istri Gus Baha'

Isteri Gus Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha' adalah "Neng" dari keluarga pesantren Sidogiri.

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun: Kabar Duka Ibunda Gus Baha Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiiun, kabar duka. Ibunda KH Ahmad Bahaudin Noer Salim (Gus Bahas) Ibu Nyai HJ.Yuhanidz Noer Salim, pada Hari Rabu, 15 April 2020, pukul 08.05 WIB

Gus Baha’: Orang “Kedonyan” Itu Kadang Penting

Pada tanggal 12 September 2019. Gus Baha’ mulai ngaji hari pertama di Korea Selatan. Tepatnya di Masjid al-Kholiq Gimcheon Korea.

Kata-Kata Mutiara Gus Baha' yang Menyejukkan Hati

KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa dikenal Gus Baha' merupakan salah satu ulama muda yang populer di Indonesia.

Filosofi Hidup Menurut Gus Baha’

Tulisan ini adalah filosofi hidup menurut Gus Baha', sebagaimana dirangkum Gus Amak Pasuruan.

Cerita Gus Baha tentang Nabi Adam Tertipu Orang yang Mengatasnamakan Agama

Ketika Gus Baha mengisi kajian di Baitul Qur’an, Pondok Cabe, Gus Baha kemudian menyampaikan,

Gus Baha: Hidup Nunggu Mapan Itu Lho Ngapain?

Kira-kira begitu dawuh Gus Baha. Ulama besar yang sering ngaji di musalla kecil.

Filosofi Hidup Ala Gus Baha

Gus Baha merupakan pribadi yang sangat sederhana meskipun dikelilingi banyak Santri, banyak orang penting yang datang, Beliau tak pernah terlihat menjalani keseharian dengan bergaya, dalam menjalani kehidupannya beliau mempunyai beberapa Filosof Hidup diantaranya

Keistimewaan Ayat Kursi Menurut Penjelasan Gus Baha

Dari sekian banyak ayat Al-Quran, ada salah satu ayat yang disebut paling istimewa, yakni Ayat Kursi dalam Surat Al-Baqarah, ayat 255. KH Bahauddin Nur Salim atau yang populer dengan panggilan Gus Baha menjelaskan keistimewaan Ayat Kursi.

Gus Ghofur Maimoen: Gus Baha Sosok Abu Bakar Jaman Ini

KH Abdul Ghofur Maimoen menjelaskan bahwa Gus Baha adalah sosok ulama unik jaman ini.

Gus Baha': Perilaku Gus Dur Selaras dengan Pandangan dan Perilaku Mbah Hasyim Asy'ari

KH. Baha’udin Nursalim (Gus Baha’) menuturkan, perilaku dan watak KH. Abdurrahman Wahid sesungguhnya selaras dengan pandangan dan perilaku KH Hasyim Asy'ari

Agama Itu Butuh Sanad, Jadi Harus Mengikuti Ulama

Seolah-olah, semua orang sekarang memiliki legitimasi untuk berbicara tentang agama. Padahal, agama tidak demikian.

Setiap Melihat Orang Shalat Sama dengan Menyaksikan Kekalahan Iblis

Tidak perlu kita menganggap bahwa iblis adalah makhluk yang hebat, karena kenyataan yang kita lihat dalam kehidupan masih banyak orang shalat.

Amalan Gus Baha yang Bikin Malaikat Kewalahan

Dalam sebuah riwayat yang pernah dibaca oleh KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, malaikat adalah makhluk Allah yang juga bisa merasakan lelah.

Kisah Abu Yazid dan Tersiksanya Rasulullah Melihat Umatnya Seperti Ini

Suatu saat, ketika Abu Yazid Al-Busthami sedang terdiam, kemudian ada muridnya membaca sebuah ayat ini,

Ruginya Ibadah Orang yang Hanya Berharap Masuk Surga

Betapa ruginya orang masuk Islam dan beribadah beribu-ribu hari jika yang egonya hanya mengharapkan masuk surga.

Gus Baha: Masuk Surga Bukan karena Ibadah Kita

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, dalam salah satu ceramahnya menyampaikan bahwa, status lamanya di surga semuanya bukan karena ibadah kita.

Kisah Raja Abrahah dan Sindiran untuk Kelompok Ekstremis

Dalam sebuah kesempatan, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha (sapaan takdzimnya) menceritakan tentang bagaimana Abdul Muthalin memiliki nalar ketauhidan yang amat kuat. Hal ini terbukti ketika Raja Abrahah akan merobohkan Ka’bah.

Benarkah Semua Agama Itu Sama? Begini Penjelasan Gus Baha

Dalam sebuah buku yang berisi tentang pemikiran liberal, terdapat bagian yang menerangkan tentang semua agama itu sama. Benarkah apa yang dikatakan buku itu? Apakah tidak berlebihan jika mengatakan bahwa semua agama itu sama?

Bersyukur karena Banyaknya Ulama dan Dokter di Negeri Ini

Kita patut bersyukur alhamdulillah karena negara Indonesia terdapat banyak ulama dan kiai yang memiliki keahlian di bidang agama dan dokter yang memiliki keahlian di bidang medis.

Hikmah di Balik Kiai Kontroversial, Pelajaran dari Gus Dur dan Gus Miek

Banyak kiai-kiai kita di Indonesia yang tindakan dan perkataannya dianggap kontroversial, bahkan dari saking kontroversialnya, kiai-kiai kita sering mendapat cercaan dan hinaan. Akan tetapi, pantaskah hinaan-hinaan itu diluncurkan kepada orang yang secara kealiman dan keulamaannya jauh melebihi penghinanya?

Kebencian Kita pada Maksiat Tidak Lepas dari Hawa Nafsu

Kebencian yang lahir dari rata-rata umat Islam terhadap perbuatan maksiat apakah memang murni terlahir dari dirinya sendiri untuk membenci perbuatan itu?

Kita Perlu Asyik Menyifati Allah

Allah itu Maha Pengampun, Allah itu Maha Pengasih. Jadi, jangan malah terus larut hanya pada ingatan dosa saja.

Meluruskan Narasi Palestina Hilang dari Google Maps

Beberapa jam terakhir ini, publik diramaikan oleh topik tentang negara Palestina hilang dari Google Maps.

Pentingnya Syarah dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Dalam matan diterangkan bahwa penyembelihan hewan itu harus membaca bismillah. Namun demikian, apakah kata “harus” dalam matan itu berarti tentang sah tidaknya hewan kurban yang kita sembelih?

Dahsyatnya Sedekah, Non-Muslim pun Allah Kasih Hidayah

Sedekah itu tidak membutuhkan niat. Bahkan sedekah orang kafir saja bisa diterima oleh Tuhan.

Gus Baha: Menjadi Dermawan Saat Masih Fakir

Dalam sebuah ceramahnya, KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha (sapaan takdzimnya) pernah berpesan agar jadilah dermawan sejak masih miskin.

Gus Baha: Saya Ingin Kebesaran Ulama Itu Kembali

NU itu terlalu banyak  pengajian umum. Tradisi ngaji (kitab) mulai hilang. Itu lampu merah. Orang kaya suka ulama. Suka kiai. Tapi maunya ngatur ulama, tidak mau diatur ulama.

Biography of KH. Ahmad Baha’udin Nursalim Gus Baha (English Version)

Gus Baha is the son of the great religious teacher of Holy Qur’an and the Pesantren leader in Tafidzul Qur’an LP3IA whose named KH. Nursalim al- Hafizh from Narukan, Kragan district, Rembang regency, Central Java.

Gus Baha: Kadang Masalah Itu Hanya Perlu Dibiarkan

Gus Baha menegaskan bahwa terkadang masalah itu sebaiknya hanya perlu dibiarkan saja, karena nanti akan berpotensi menimbulkan masalah baru. Sebab, masalah yang ada tersebut terkadang hanya bagian dari sunnatullah sehingga tidak perlu semua masalah harus diselesaikan yang kemudian hanya menimbulkan permasalahan baru.

Cerita Gus Baha Mimpin Jin

“Kamu belum pernah kan shalat dimakmumi jin? Saya berkali-kali, dahulu bapak saya berwasiat ‘Kamu jangan pernah memimpin jin’.

Gus Baha: Jadilah Kere-Aktif

Gus Baha mendapat cerita bahwa ketika istri Mbah Moen menyampaikan tidak ada beras, tapi Mbah Moen tetap mengajar.

Kisah Kiai Nursalim dan Jadzabnya Gus Baha

Gus Baha menghafalkan  al-Qur’an hanya enam bulan. Beliau Sering deres Qur'an sambil mengajak Gus Syafi' berjamaah.

Pandangan Gus Baha Tentang Seruan Jihad

Seruan jihad yang dilakukan oleh Rasulullah merupakan tindakan yang benar, yaitu untuk memerangi orang-orang ...

Penjelasan Gus Baha tentang Orang yang Meninggal Selain di Hari Jumat

Menurut kebanyakan umat Islam, orang yang mati pada hari Jumat adalah orang yang shaleh dan memiliki amal yang baik ketika di dunia. Oleh sebab itulah, orang yang meninggal di Hari Jumat dianggap meninggal yang bagus.

Gus Baha: Pentingnya Memahami Logika Al-Qur'an

Dalam sebuah pengajian oleh KH Bahauddin Nur Salim atau yang akrab disapa Gus Baha diterangkan bahwa seorang yang beriman dan alim tidak akan membenci orang yang tidak sependapat dengannya.

Gus Baha: Semua Orang Alim Pasti Ragu untuk Membenci

semua orang alim pasti ragu-ragu, untuk terlalu benci orang pasti tidak bisa. Tiap orang yang terlalu membenci orang lain pasti agak tidak alim, karena tidak ada ayat sosial yang Allah tidak memberi alternatif, pasti ada alternatif:

Gus Baha: Cara Beribadah Orang Awam

“Manusia itu diciptakan tujuannya supaya beribadah kepada Tuhan. Masalahnya, definisi ibadah kita itu sering cupet. Ibadah itu kan tidak hanya salat, puasa, haji, sedekah, dan lain-lain.

Gus Baha: Jangan Terbiasa Memvonis Orang

Dalam sebuah kesempatan, KH Bahauddin Nur Salim atau Gus Baha menerangkan bahwa menjadi seorang yang beragama tidak diperkenankan biasa memvonis orang. Berikut ini adalah transkrip dari pengajian Gus Baha. Selamat membaca.

Asosiasi Dai Indonesia Nobatkan Gus Baha sebagai Dai of The Year

Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI) menobatkan KH. Ahmad Bahauddin Nur Salim atau Gus Baha sebagai Dai of The Year.

Nasihat Gus Baha untuk Orang yang Tak Mampu Naik Haji

Dalam sebuah kesempatan ceramah, Gus Baha pernah mengatakan: "Kalau tidak mampu naik haji, jangan dijadikan alasan bagi kita untuk memutus harapan berhaji". Berikut ini nasihat Gus Baha untuk orang yang tidak mampu naik haji.

Tarawih Itu Sunnah, Mencari Nafkah Itu Wajib

Kyai Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, pernah mengingatkan untuk tidak berlebihan dan tidak memaksakan umat muslim yang lain susah menjalani syariat Islam

Cerita Gus Baha Kalah Debat

KH Bahauddin Nursalim yang akrab disapa Gus Baha’ dikenal luas sebagai kiai muda yang menguasai banyak bidang keilmuan, mulai tafsir, fiqh, ushul fiqh, tasawuf, dan lainnya.

Gus Baha: Memaknai Doa Berbuka Puasa

Makan dan minum Allah menganjurkan umatnya untuk berdoa. Dan jangan lupa membaca doa berbuka puasa Ramadhan ketika hendak melakukan berbuka puasa setelah melakukan puasa seharian penuh.

Gus Baha, Nabi dan Para Ahlul Hadoroh

Setelah dipembuka menyenggol tentang laki-laki tidak boleh takut jika tidak memiliki uang. Telinga saya kembali tersentak dan terkaget ketika beberapa kali, Gus Baha menyebut kata Ahlul Hadoroh.

Semangat Ibadah Turun? Baca ini!

Oleh karenanya, ketika manusia beribadah puluhan tahun dan hanya menginginkan masuk surga, maka ibadah itu sangat tidak bermutu sama sekali. Sebab, ibadah yang seperti itu hanya digerakkan oleh egoismenya pribadi.

Gus Baha Dan Peran Kewalian Di Era Digital

Tak hanya ada. Tugas kewalian seolah selalu kontekstual terhadap zaman. Di zaman serba cepat, serba tergesa dan serba gupuh ini, pasti masih ada sosok-sosok yang La Khaufun Alaihim wa La Hum Yaḥzanụn sebagai penyeimbang.

Rahasia Kealiman Gus Baha

Dari dulu saya selalu curiga, bahwa dibalik sosok hebat pasti ada peran seorang Waliyyullah disana.  Saya pernah menceritakan bahwa Habib Ali Al-Jufri lahir dalam keluarga politik, ayahnya adalah mantan wakil Presiden Yaman.

3 Resep dari Gus Baha Agar Hidup Bahagia

Laduni.ID Jakarta - Semua orang secara naluri pasti ingin mencari kebahagian hidup. Hidup bahagia bisa dicari dengan cara-caranya masing-masing, standar kebahagian seseorang juga berbeda karena kebahagian adalah dalam hati, bukan pada materi.

Adab Bertamu Menurut Gus Baha

Seseorang yang bertamu ke rumah orang lain, hendaknya memberi jeda kepada tuan rumah untuk menyelesaikan urusan yang belum terselesaikan. Bukan berarti ketika sudah salam, seakan sudah legal untuk masuk. Tidak bisa! Al Qur’an itu, menomorsatukan hattaa tasta'nisu, dimulai dari nyaman dulu.

Ahli Ibadah yang Bodoh

“Rusak-rusaknya dunia, kalau ada orang alim fasik. Tapi, lebih rusak orang bodoh tapi ahli ibadah,” begitulah yang Gus Baha sampaikan dalam suatu pengajian. Beliau menekankan agar orang awam tidak terlalu fanatik dalam beragama, sebab akan berakibat fatal untuk ke depannya.

Gus Baha: Lafadz Lailahaillah ini Spesial Betul

Kalimat Thayyibah adalah kalimat yang spesial, oleh karena itu hendaknya kalimat tersebut dapat diilmukan. Gus Baha berharap agar kalimat Lailahaillah ini dapat diilmukan dalam kehidupan sehari-hari.

Kisah Gus Baha Bertemu Jamaah Haji yang Unik

Hidup di akhir zaman memang banyak sekali fitnah yang terjadi, melihat perempuan dengan menggunakan celana pendek saja bisa terjadi fitnah. Namun, tetap saja masih banyak muslim yang sholeh, orang yang beribadah semakin banyak. Walaupun banyak fitnah yang terjadi, itu sama sekali tidak mempengaruhi kesholehan seseorang.

Pesan Kehidupan dari Gus Baha

Manusia adalah makhluk wujud yang dulu tidak ada, dan sekarang ada. Penyebab suatu keadaan terjadi bukan karena manusia, melainkan sebab-sebab terjadinya suatu kejadian di muka bumi ialah karena Allah.

Kekuatan Ayat Kursi yang Luar Biasa

Dari sekian banyak ayat dalam Al-Qur’an, ada satu ayat yang sangat spesial. Bahkan Gus Baha tidak bisa tidur sebelum membaca ayat tersebut. Ayat Kursi, ayat tersebut terdapat pada surat Al Baqarah ayat 225 dan ini merupakan ayat yang spesial, ayat yang luar biasa hebat. Banyak ilmu yang bisa didapat bila membedah ayat kursi secara mendalam.

Guyonan Rokok dari Gus Baha

Salah satu pembahasan yang paling asik untuk diperbincangkan adalah mengenai rokok. Yap, hal satu ini memang sering kali membuat kontroversi yang cukup membuat orang bahagia karena leluconnya. Segala macam jenis guyonan yang berkaitan dengan rokok keluar dari orang-orang mulia dan para guru-guru yang tidak perlu diragukan lagi kapasitas keilmuannya tentang agama.

Gus Baha : Hikmah Pandemi, Kita Ini Harus Menjaga Syukur

Bala itu kata para ahli tasawuf, menjadikan kita ini paling tidak, meninggalkan takabur. Yang dulu mungkin kita lupa, seakan-akan setelah bisa makan, bisa punya uang. Seakan-akan tidak bisa diganggu, ternyata kita bisa lumpuh. Bisa kalah yang namanya pandemi. Semoga dari pelajaran ini, paling tidak kita kembali ke fitrah, bahwa kita ini mahluk yang dhoif, yang lemah

Gus Baha: Lafadz itu tidak Mengikat, yang Mengikat itu Makna

Gus Baha mengisahkan dalam salah satu pengajiannya, sewaktu itu Imam Ghozali pernah mendapat banyak gugatan dari seorang ulama yang memiliki kadar keilmuan yang setara dengan Imam Ghazali. Ulama tersebut melemparkan banyak gugatan terkait dengan Ihya’ Ulumuddin, lalu Imam Ghazali menjawab gugatan dan kejanggalan ulama tersebut pada Ihya’ Ulumiddin.

Gus Baha: Akibat Meninggalkan Dosa Besar, Dosa Kecil Terampuni

“Dalam akidah Ahlussunnah seseorang yang sukses meninggalkan dosa besar, insyaallah dosa kecilnya ikut terampuni,” begitulah yang kira-kira Gus Baha sampaikan dalam pengajiannya. Beliau menjelaskan bahwa bisa saja dosa-dosa kecil seseorang terampuni karena ia telah berhasil membuat dirinya tidak melakukan dosa besar.

Gus Baha: Orang Khawarij itu Kurang Ajar

Yamruquuna minaddiin muruuqassahmi minalramyah, (Khawarij) keluar dari Islam layaknya anak panah keluar dari busur, tidak akan pernah kembali. Sebab kata Nabi, ‘Umatku dihabisi oleh Khawarij.’ Orang kafir banyak yang masuk Islam. Sebab tertarik dengan ajaran Islam. Orang Khawarij tidak mungkin tertarik dengan Kyai. Mereka anggap Kyai itu kafir. Bagaimana mau tertarik?” kata Gus Baha.

Gus Baha: Istri itu Bukan Mahram, kalau Mahram tidak Boleh Ditiduri

Orang yang tidak boleh dinikahi oleh para ahli Fiqh disebut mahram, ciri utamanya adalah bila dipegang tidak membatalkan wudhu. Jadi jika seseorang masih dalam keadaan menjaga wudhu lalu ia menyentuh bibinya atau keponakannya, maka hal tersebut tidak membatalkan wudhu.

Gus Baha: Nangis Saya Melihat Kelakuan Orang di Media Sosial

Pada era digital seperti saat ini, banyak sekali muslim yang dengan bangga mengumbar dan membicarakan kejelekan muslim lainnya – bahkan yang lebih shalih darinya – di media sosial.

Gus Baha: Ciri Utama Agama itu, Waqulja Alhaqqu Wazahaqal Bathil

Dalam sejarah terdapat banyak sekali berhala yang dipahat dari batu, mereka bernama Lata, Uzza, Manat, dan bahkan ada beberapa berhala yang Namanya tidak disebut dalam Al-Quran, misalnya Hubal.

Gus Baha: Jangan Sampai Kamu Berkeyakinan Allah itu 'Arodh (Sifat)

Sesuatu bisa diketahui, itu karena sudah Haq dan wujud. Kalau itu belum wujud, maka tidak bisa diketahui. Berhala Lata dan Uzza bisa diketahui karena itu batu, karena wujud. Namun sifat ketuhanan berhala Lata dan Uzza itu tidak wujud, sehingga tidak diketahui.

Gus Baha: Hikmahnya Sedekah Orang Shaleh Tidak Diketahui Orang Lain

Bagi orang awam, mindset “kalau tidak dimakan, ya jangan beli” merupakan sebuah kekeliruan, sebab dengan membeli dagangan si penjual maka sudah pasti si penjual akan membawa uang untuk memberi makan keluarganya.

Gus Baha: Kesalahan yang Disukai Allah

Allah ‘mengkritik’ seorang muslim karena memang ia salah atau melakukan kesalahan. Allah tidak akan ‘mengkritik’ makhluk ciptaan-Nya hanya karena ia tidak beriman, sebab apa yang menjadi kesalahan seorang hamba saat ini kelak bisa jadi menjadi sebuah kebaikan.

Gus Baha: Konflik dalam Perbedaan itu Berkah

Perbedaan yang terdapat manusia tidak semata-mata membuatnya menjadi sumber perpecahan. Dengan perbedaan, manusia dapat menjadi makhluk yang saling terikat satu sama lain. Tidak jarang pula perbedaan menimbulkan timbal baik positif diantaranya

Jelaskan Makna Khusyuk, Gus Baha: Jangan Jadikan Agama sebagai Kambing Hitam

Sebagai ibadah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim, Shalat tentunya harus dilakukan dengan khusyuk. Untuk mencapai khusyuk dibutuhkan yang namanya tuma’ninah, sikap tenang, diam dan tak terburu-buru untuk mencapai kekhusyukan

Gus Baha: Hakikat Orang Hidup

Manusia hidup di dunia tidak lebih hanya untuk mencari bekal di kehidupan selanjutnya, karena pada dasarnya dunia hanya sementara sedangkan akhirat adalah kekal dan abadi. Sehingga untuk memaknai kehidupan dengan benar maka diperlukan ilmu hakikat

Terungkapnya Nasab Kewalian Ning Winda (Istri Gus Baha) oleh Nyai Walidah Munawwir

Gus Baha beserta istri bukanlah sosok yang ingin mencari ketenaran melalui jalan dakwah, hal tersebut terbukti kala Gus Baha dan istri, Ning Winda memutuskan untuk mengontrak di sekitaran Ponpes An Nur, Ngrukem