05 Jun 2021 · 3.813 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Nafsu adalah salah satu "anugerah" yang Allah berikan kepada manusia. Namun, banyak manusia yang sering dikendalikan oleh nafsunya sendiri, sehingga tidak jarang nafsu menuntunnya kepada keburukan, kemaksiatan, dan hal-hal yang tidak disukai Allah. Dengan situasi seperti itu manusia berpikir untuk memerangi dan menghilangkan nafsu yang ada pada dirinya. Padahal pemahaman sebenarnya perlu diluruskan.
KH. Buya Syakur Yasin menjelaskan, bahwa nafsu adalah pemberian langsung dari Allah, karena salah satu sifat Allah Yang Maha Mengetahui, sehingga manusia dapat menikmati kehidupan di dunia. Tanpa ada nafsu, maka sate kambing yang lezat tidak bisa dinikmati, misalnya. Tanpa ada nafsu, buah durian yang menggiurkan tidak bisa dinikmati. Tanpa ada nafsu, istri yang cantik pun tidak bisa dipandangi dengan bahagia. Justru sebenarnya dengan nafsu itu manusia bisa "menikmati" hidup.
Allah juga tidak memerintahkan hamba-Nya untuk menghilangkan, memerangi, dan membunuh nafsu. Nafsu aktif ketika manusia sadar, dan nafsu juga akan tetap
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+