05 Aug 2021 Β· 2.685 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta- Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Kiai Marzuki Mustamar dalam satu ceramah menyebutkan bahwa esensi sedekah mayit antara di Arab dan Indonesia sejatinya sama saja. Tujuannya agar kebaikan dan doa keluarga yang ditinggalkan, diniatkan untuk mereka yang telah meninggal dunia.
“Menyikapi hadits Bukhari, supaya sedekah pahalanya untuk bapak ibu yang meninggal, sama, syariatnya sama. Di Saudi dikerjakan, di Yaman dikerjakan, di Indonesia juga dikerjakan. Caranya di sana, makanan itu (Ayam, Kurma, dll) dibungkus dengan roti, kemudian dibagikan ke orang-orang yang kembali dari Masjidil Haram. Niatnya untuk bapak ibu yang sudah meninggal, istilahnya shadaqah mayit,” tutur Kiai Marzuki, dikutip dari penggalan video unggahan IG @ulama.nusantara.
“Kadang-kadang, karena itu dibungkus kresek atau plastik, dari baknya truk itu lho dilempar-lemparkan kepada jama'ah yang kembali dari Masjidil Haram. "Shadaqah mayit, shadaqah mayit, shadaqah mayit", pikir saya "Oh ada s
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+