18 Aug 2021 · 3.975 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Fudhail bin Iyadh, (w. 187 H/803 M), adalah seorang sufi besar. Ia lahir di Uzbekistan tahun 107 H. Sebelum menjadi sufi master, dia adalah jagoan dan perampok besar yang sangat ditakuti. Tiap malam dia menunggu di jalan dan siap merampas barang milik siapapun yang melewati jalan tempatnya merampok.
Tetapi suatu saat hidupnya berubah drastis. Ketika itu dirinya terpana dan tersentak oleh kata-kata Al-Qur'an yang diucapkan oleh tiga orang pedagang yang melewati jalan itu. Ayat-ayat Al-Qur'an itu menghentak kesadaran dirinya. Dia lunglai tak berdaya. Matanya mengembang air mata dan hatinya bergetar-getar. Sejak saat itu dia bertaubat. Dia tekun mempelajari agama, lalu menjadi ulama besar dan akhirnya menjadi sufi master.
Diriwayatkan, bahwa Ayat-ayat yang menghentakkan kesadaran Fudhail tersebut adalah berikut ini:
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِاللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+