04 Oct 2021 · 12.191 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta – Beliau adalah Ibu Nyai Hj Sintho’ Nabilah Asrori, Salaman, Magelang. Mushafnya tidak biasa, dia memilih memakai mushaf Al-Qur’an per juz yang diperbesar. Beliau tidak ingin satu huruf pun terlewati, tidak seperti kebanyakan orang sekarang yang memilih memakai mushaf cantik dan minimalis. Meski menjadi sedikit repot, mushafnya selalu dibawa kemana-mana demi menjaga hafalan Al-Qur’an.
Sejak kecil, meskipun anak perempuan, sang Ayah selalu mengajaknya menghadiri majelis semaan Al-Qur’an yang semua jamaahnya laki-laki. Berawal kecintaan (mahabbah) sang Ayah terhadap para penghafal Al-Qur’an, putri alm. KH. Asrori Ahmad ini memiliki cita-cita menjadi seorang hafidzah. Namun cita-citanya harus tertunda sampai dia dewasa.
Menjadi penghafal Al-Qur’an baginya tidak mudah, berbekal ridho suami dan kedua orangtuanya, Nyai S
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+