Uwais Al-Qarni dan Makna Kesungguhan Berbakti

 
Uwais Al-Qarni dan Makna Kesungguhan Berbakti
Sumber Gambar: Pinterest, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Abu Amru Uwais bin Amir bin Jaza bin Harb Al-Qarni Al-Muradi Al-Yamani, lahir pada tahun 594 M, dihormati sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW (ada yang mengatakan seorang tabi'in).

Diriwayatkan dalam banyak kitab tarikh Islam maupun Hadis, bahwa Uwais Al-Qarni merupakan orang Yaman. Dalam sebuah kesempatan, ia pernah pergi ke Madinah untuk bertemu Rasulullah SAW, tetapi harus segera kembali untuk merawat ibunya yang sakit.

Rasulullah SAW memang tidak pernah bertemu dengan Uwais Al Qarni, namun, nama Uwais Al-Qarni sering disebut oleh Rasulullah SAW di antara para sahabatnya. Uwais memang hidup di zaman Rasulullah SAW, tapi ia tinggal di Yaman dengan ibunya dan sama sekali pelum pernah bertemu secara langsung dengan Rasulullah SAW. Ia adalah sosok yang sangat berbakti kepada orang tuanya.

*

Dikisahkan, Uwais Al-Qarni mendapatkan ujian berupa penyakit sopak. Seluruh tubuhnya menjadi belang belang karena penyakit sopak tersebut. Ibunya sudah tua dan sakit lumpuh, namun Uwais Al-Qarni senantiasa merawat ibunya dengan telaten dan penuh kesabaran.

Uwais juga berusaha selalu memenuhi semua permintaan ibunya yang lumpuh itu. Tapi hanya satu permintaan yang belum dikabulkan dan memang karena suatu keadaan, ia kesulitan untuk memenuhinya.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN