Laporan Rutin NU Peduli Lombok Update Tanggal 14/08/2018

Hingga saat ini (5-14 Agustus 2018) NU PEDULI LOMBOK mendistribusikan bantuan di 4 wilayah pemerintah daerah NTB (3 kabupaten, 1 kota) yang tersebar di 11 kecamatan pada 23 desa/dusun.

Ustadz Yusuf Mansur: Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Bisa Berdonasi Gempa Lombok

Ustadz Yusuf Mansur mengajak seluruh masyarakat Indonesia baik yang ada di tanah air maupun yang ada di luar negeri untuk DONASI GEMPA LOMBOK.

Tujuh Pos NU Peduli Didirikan untuk Bantu Korban Gempa Lombok

Hingga Hari ini NU Peduli Lombok sudah mendistribusikan bantuan di 4 wilayah di NTB (3 kabupaten, 1 kota) yang tersebar di 11 kecamatan 23 desa/dusun

BCA Mataram Salurkan Bantuan Lewat 'NU Peduli Lombok'

Ketua LPBNU ini menyampaikan terimakasih kepada BCA (Bank Central Asia) Mataram yang telah mendistribusikan logistik melalui NU Peduli PWNU NTB.

Update NU Peduli Lombok tanggal 16 Agustus 2018

Laporan NU Peduli Lombok posisi tanggal 16 Agustus 2019.

Update NU Peduli Lombok tanggal 17 Agustus 2018

Laporan NU Peduli Gempa Lombok posisi tanggal 17 Agustus 2018.

Tim NU Peduli Evaluasi Penanganan Bencana Gempa Lombok 

Tim NU Peduli melakukan rapat gabungan pada Sabtu (18/8) malam di Posko Utama PWNU NTB. Rapat gabungan itu bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan evaluasi antara berbagai tim yang tergabung dalam NU Peduli Lombok. 

Hunian Sementara Bagi Korban Gempa Menjadi Prioritas NU Peduli

M Wahib Emha mengatakan untuk menjawab kebutuhan tersebut, Tim NU Peduli menggagas hunian sementara bagi warga yang kehilangan rumah, maupun yang rumahnya belum bisa ditempati karena kondisi dan antisipasi risiko.

Update NU Peduli Lombok tanggal 21 Agustus 2018

Gambaran musibah yang menimpa dari gempa tersebut antara lain terdapat 417.529 jiwa mengungsi, 71.937 unit bangunan rusak, 1.054 jiwa luka-luka, 466 jiwa meninggal, 178 unit sekolah dan madrasah rusak, dan 115 unit masjid rusak

Tragis Warga Hidup Berdampingan Dengan Hewan Ternak di Lokasi Pengungsian

Seorang warga menuturkan, ia dan saudaranya membawa serta sapi mereka ke pengungsian dengan alasan agar sapi-sapi tersebut tidak kena reruntuhan bangunan rumah jika gempa kembali terjadi.