DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Nama lengkapnya Tgk. H. Abdullah bin Ibrahim bin Muhammad, di lahirkan di desa Tanjong Bungong, Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya (sebelumnya Kabupaten Pidie) pada 7 Muharram 1359 H. atau akhir tahun 1940 M. Ulama ahli ilmu falak (astronomi) ini menceritakan, orang tuanya berasal dari Panteue Brueh, Tanah Luas Aceh Utara,
Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi) beliau adalah seorang ulama kharismatik dari Aceh dan seorang pengasuh Dayah MUDI MESRA Aceh
Beliau merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara dari Tgk. Ahmad bin Abdul Latif dan Dhien yang lahir di Desa Meunasah Leubok, Lhok Nibong, Aceh Timur, pada bulan Maret 1941
Tgk. Syeikh. H. Marhaban Adnan (Waled) Ulama Nahdlatul Ulama dan pengasuh pesantren di Raudhatul Muna
Tgk. Syeikh.H. Adnan Mahmud adalah ulama besat dari Negatantang dan pengasuh pesantren Ashabul Yamin
Nama lengkapnya adalah Abu Abdurrahman Thawus bin Kaisan al-Yamani al-Humairi al-Jundi, maula Bahir bin Raisan, dan dikatakan juga beliau sebagai maula Hamdan.
Ki Agus Faqih Jalaluddin dilahirkan di Surabaya. Setelah cukup dewasa beliau bersama ayah dan keluarganya ke Palembang. Sepanjang hidupnya, Faqih Jalaluddin kecil tinggal di dalam lingkungan istana Keraton Sultan Muhammad Mansur.
Tuan Guru Haji Abdurrasyid dilahirkan di Desa Pekapuran Amuntai pada tahun 1884. Sebagai anak tunggal beliau dipelihara oleh kedua orang tuanya dengan baik dan dalam suasana kesederhanaan.
Tidak lama setelah menyelesaikan Pendidikan di Ponpes Darussalam, beliau mempersunting gadis Gambut. Dan di tempat inilah beliau kemudian mendirikan Pondok Pesantren Al-Mursyidul Amin.