DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Perang Badar besar mengandung banyak pelajaran dan catatan penting yang patut direnungkan, selain mukjizat agung terkait pertolongan Allah terhadap kaum mukmin yang memegang prinsip keimanan dalam menunaikan tanggung jawab keagamaan mereka.
Jumhur ulama sepakat bahwa perjalanan ini dilakukan Rasulullah SAW secara jasmani dan ruhani sekaligus. Ini merupakan salah satu mukjizatnya yang agung, yang dianugerahkan Allah kepadanya. Kisah lengkap mengenai peristiwa ini dituturkan Bukhari dan Muslim.
Menurut Syaikh Ramadhan Al-Buthy Piagam Madinah ini menjadi pilar penting yang ditegakkan Rasulullah karena berkaitan dengan nilai konstitusional bagi sebuah negara yang baru terbentuk.
Mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar di atas prinsip kebenaran, persamaan, dan hak saling mewarisi setelah mati adalah langkah yang ditempuh Rasulullah berikutnya. Ikatan persaudaraan mereka lebih kuat daripada ikatan nasab dan kekerabatan.
Menurut Syaikh Ramadhan Al-Buthy, Hijrah Rasulullah ke Madinah menandai terbentuknya wilayah Islam (Darul Islam) pertama di muka bumi, selain menandai berdirinya negara Islam (Daulah Islamiyyah) di bawah kendali langsung sang pendiri, yakni Nabi Muhammad SAW.
Setiap malam, Abu Ayyub dan istrinya menyiapkan makanan untuk Rasulullah SAW. Mereka mengirimkannya dengan penuh hormat dan penuh harap akan keberkahan. Bila beliau mengembalikan sisa makanannya, mereka biasanya segera mencari bagian yang disentuh tangan beliau.
Abu Bakar segera menemui Rasulullah dan meminta izin untuk menyusul kaum Muslim ke Madinah, setelah mengetahui sebagian kaum Muslim telah berhijrah ke Madinah. Inilah yang tercatat dalam hadis-hadis shahih dan buku-buku karya para penulis biografi Nabi SAW.
Habib Umar bin Hafidz adalah sosok Muballigh yang sangat kharismatik. Kedatangannya di Indonesia dinanti oleh jutaan umat Islam Indonesia. Kedekatan beliau dengan Indonesia bisa dibilang sangat istimewa. Ada cerita menarik di baliknya.
Jadi tidak bisa dipungkiri bahwa para ulama, kyai, sayyid atau habib, santri, mereka semua mempunyai peran penting dalam membina patriotisme bangsa dan menanamkan jiwa nasionalisme.
Fatwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh PBNU menjadi titik tolak perjuangan para kyai dan juga santri-santrinya.