Cuccinelli Diangkat Sebagai Pejabat Kepala Imigrasi AS

Cuccinelli Diangkat Sebagai Pejabat Kepala Imigrasi AS

LADUNI.ID, Mantan Jaksa Agung Virginia Ken Cuccinelli telah resmi ditunjuk sebagai direktur pelaksana Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS).

Presiden Donald Trump meminta Cuccinelli, seorang anggota parlemen konservatif yang dikenal karena pandangan imigrasi garis kerasnya, untuk memimpin badan yang bertugas mengelola sistem imigrasi hukum negara.

Cuccinelli akan memimpin agen dengan 19.000 karyawan dan kontraktor.

Menurut siaran pers USCIS, selain mengelola sistem imigrasi negara yang sah, USCIS melindungi orang Amerika, mengamankan tanah air dan menghormati nilai-nilai Amerika.

“Saya merasa terhormat diberi kesempatan untuk memimpin Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi A.S. di saat kritis ini dan melayani bersama tenaga kerja yang berdedikasi di agensi ini,” kata Cuccinelli dalam siaran pers. "Saya berharap dapat bekerja sama dengan pria dan wanita USCIS untuk memastikan sistem imigrasi hukum kami beroperasi secara efektif dan efisien sambil mencegah penipuan dan melindungi rakyat Amerika."

Penjabat direktur baru itu juga mengatakan bahwa USCIS memiliki "tanggung jawab luar biasa" untuk mengelola dan melindungi integritas sistem imigrasi AS, yang ia gambarkan sebagai "yang paling dermawan" di dunia.

Rumor tentang posisi potensial untuk Cuccinelli datang dengan kontroversi. Sebelum pengumuman Senin, administrasi Trump dilaporkan menciptakan posisi baru yang bertujuan merombak sistem imigrasi Amerika di tengah lonjakan migran Amerika Tengah dan pencari suaka yang tiba di perbatasan AS-Meksiko.

Beberapa telah memberi posisi julukan tsar imigrasi.

Pada tahun fiskal 2018, agensi mengadili lebih dari 8,7 juta permintaan untuk manfaat imigrasi.

Baca Juga

1. Medtech Menghindari Penerapan Tarif, Karena AS dan Meksiko Mencapai Kesepakatan

2. Kepala Anggaran AS Meminta Penundaan Dua Tahun Pada Larangan Huawei

3. Trump Mengatakan AS Akan Membangun Jaringan 5G Dalam Waktu Dekat

4. Trump Kehilangan Kepercayaan Diri Dengan Mengecam Kesepakatan Meksiko-nya