Konsultasi Siap Nikah Umur 25 Tahun: Sering Deg-degan Saat Psikotes, Apa Yang Harus Dilakukan?

Konsultasi Siap Nikah Umur 25 Tahun: Sering Deg-degan Saat Psikotes, Apa Yang Harus Dilakukan?

Assalamu’alaikum wr wb.
Mbak Nur, saya baru saja lulus kuliah. Sekarang lagi semangat-semangatnya nyari kerja nih. Beberapa kali dapat panggilan untuk psikotes dan wawancara. Setiap kali menghadapi psikotes saya selalu deg-degan, bahkan ada kekhawatiran jika HRD mampu membaca kepribadian tersembunyi saya. Apa yang harus saya lakukan ya mbak untuk menghadapi psikotes agar tidak deg-degan lagi ? Terima kasih atas tanggapannya.

Wassalamu’alaikum wr wb.
Ikke di Magelang
Tanggapan :

Wassalamu’alaikum wr wb
Hai Ikke yang bersemangat, deg-degan merupakan salah satu gejala kecemasan yang wajar muncul saat menghadapi peristiwa tertentu. Nah, dalam permasalahanmu saat ini adalah cemas menghadapi psikotes. Kecemasan biasanya dipicu oleh pemikiran seseorang sendiri mengenai psikotes tersebut. Orang awam menilai bahwa psikotes dapat mengetahui kepribadian dan kelemahan seseorang secara keseluruhan.

Padahal, pemeriksaan psikologi atau biasa disebut psiotes bertujuan untuk menggambarkan diri seseorang terkait kecerdasan dan kepribadiannya. Tidak seluruh aspek kepribadian diungkap dalam psikotes ini, namun disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan saja. Cemas menghadapi psikotes tentunya bisa sangat mengganggu, karena bisa berpengaruh pada hasil psikotesmu nantinya. Yuk, persiapkan menghadapi psikotes dengan beberapa tips berikut ini :

1. Pelajari dan pahami CV
Psikotes bisa dilaksanakan secara individual maupun klasikal (lebih dari satu orang). Sebelum pelaksanaan psikotes, bisa jadi HRD akan menanyakan tentang beberapa hal terkait CV-mu. Jadi, pelajari dan pahami CV-mu dengan baik. Jangan sampai jawabanmu berbeda dengan informasi yang ada di CV-mu.

2. Lamar pekerjaan sesuai kemampuan
HRD menyukai pelamar yang memahami mengenai perusahan dan posisi yang dilamar. Sebaiknya pelajari perusahaan yang dilamar bergerak di bidang apa, dan yakinkan bahwa dirimu memiliki kemampuan sesuai kualifikasi perusahaan.

3. Berlatih  soal psikotes
Bukan hal yang sulit saat ini untuk berlatih mengenai psikotes, kamu bisa berlatih melalui buku ataupun online. Memang berlatih psikotes tidak serta merta membuat kamu berhasil menyelesaikan psikotes dengan sempurna, namun membuatmu lebih percaya diri dan sangat membantu mengatasi kecemasan menghadapi psikotes.

Pelajari bidang pekerjaan yang kau lamar, bidang pekerjaan tertentu membutuhkan criteria tertentu pula. Misalnya, seorang akuntan dibutuhkan seseorang yang memiliki sifat jujur, konsisten, logis, dan disiplin. Maka, apabila menghadapi soal kepribadian arahkan jawaban pada hal-hal tersebut. Ingat, jadilah dirimu sendiri. Seorang HRD yang berpengalaman dapat mengetahui apakah jawabanmu benar-benar jujur atau berpura-pura.

4. Perhatikan administrasi pelaksanaan psikotes
Administrasi psikotes, dimulai dari kapan jadwal psikotes dilaksanakan. Sebelum pelaksanaan psikotes kamu harus mengetahui waktu dan tempat pelaksanaan psikotes. Persiapkan alat tulis seperti, pulpen, pensil, penghapus, papan alas menulis, dan jam untuk penunjuk waktu. Perhatikan pula instruksi yang diberikan pada saat pelaksanaan psikotes.

5. Persiapkan fisik dengan baik
Beristirahatlah yang cukup agar badanmu fit dan segar saat menghadapi psikotes. Mengerjakan psikotes membutuhkan waktu minimal dua jam, oleh karena itu tubuh memerlukan energi yang cukup. Sarapanlah sebelum berangkat psikotes.  

6. Afirmasi positif dan berdo’a
Afirmasi positif ini bisa kamu lakukan sejak kamu mengetahui akan menghadapi psikotes. Setiap pagi kamu bisa mengucapkan afirmasi “Aku bisa mengerjakan psikotes dengan baik”, atau kalimat-kalimat positif lain yang serupa. Afirmasi ini akan memerintahkan otak kita agar lebih tenang saat menghadapi psikotes. Hal terakhir namun paling penting yang harus kamu lakukan adalah meminta doa kedua orang tua dan berdoa kepada Allah agar diberikan kemudahan dan kelancaran saat mengerjakan psikotes. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah adalah sebagai berikut :


اَللَّهُمَّ لا سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَ أَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

"Yaa Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang sulit bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya menjadi mudah."

Semoga bermanfaat dan sukses selalu ya.
Wassalamu’alaikum wr wb

Nur Chasanah, S. Psi
Pengampu Konsultasi Remaja siap Nikah Usia 25 Tahun
Follow IG:  @smu25tahun  dan Facebook: sukses menikah umur 25 Tahun