DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
alah satu acara yang tidak kalah penting dan sakral dalam Haul Abon Aziz Samalanga pertemuan alumni dengan Almukarram Abu MUDI setelah shalat ashar di Masjid setempat. Ulama senior yang juga alumni MUDI yang sempat hadir diantaranya Waled Nuruzzahri, Ayah Sop Jeunib, Tu Bulqaini dan lainnya. Abu MUDI juga menjelaskan program
Tanpa terasa 30 tahun sudah Al-Mukarram Abon Abdul Aziz Samalanga Almantiqi telah tiada. Namun rohaniahnya seakan masih hidup dan berbaur dengan ahli ilmu dalam halaqah dakwah dan transferisasi ilmu.
“Tahun ini pengganti muzakarah ulama, Haul Abon Aziz Samalanga diganti dengan seminar ekonomi tentang pemberdayaan ekonomi dayah yang disampaikam Abuya KH. Mahfuz Syaubari,” kata salah seorang ulama muda kepada media ini.
Pantuan media dilapangan iringan mobil tamu sempat membuat macet hingga ratusan meter bahkan pihak parkir yang terdiri dari santri, masyarakat dan ormas serta ikut membantu kelancaran lalu lintas jalan menuju dayah terbesar di Aceh itu
Selanjutnya, seminar nasional ini menghadirkan pemateri Abuya KH. Mahfudz Syaubari, Pimpinan Pondok Pesantren Riadhul Jannah dan 2 orang stafnya dari Mojokerto Jawa Timur sedangkan moderatornya oleh Ayah Sop Jeunib
Pelaksanaan Munas dan Kombes NU tahun 2019 yang rencananya akan berlansgung pada tanggal 27 Februari sampai 1 Maret 2019 bertempat di Kota Banjar Jawa Barat diperlukan persiapan-persiapan yang matang,
Pantuan dilapangan di maqbarah Abon dan Tgk Abi membeludak dan harus antrian untuk bisa berdoa dan menziarahi kedua kuburan ulama kharismatik itu.
Ia menceritakan di negara maju untuk menangkap seseorang yang dicurigai itu dengan merekam jejak digital dan mendeteksinya juga dengan mudah menangkapnya
Sementara itu Tgk Bani Amin dosen lulusan UIN Ar-Raniry menyebutkan hal yang sama, buku ini sangat layak dan patut dibeli
Dalam mengurus NU, harus tertanam kuat niat untuk mengabdi. Kenapa demikian?