DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Mendoakan para pemimpin adalah bagian dari pertolongan kita kepada sesama. Sebagaimana Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya untuk saling menolong sesama muslim, baik dalam keadaan zalim maupun terzalimi.
Dengan sikap berpura-pura dan selalu menipu, orang-orang munafik jelas diliputi penyakit di dalam hatinya, seperti dendam, hasud, dengki, ragu-ragu dan penyakit kejiwaan lainnya.
Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Banyak petunjuk yang membahas tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan jiwa.
"Tidak ada satu pun orang yang mengingkari bahwa semakin banyak kerepotan maka semakin menjadi penghalang bagi ilmu. Sedangkan istri dan anak-anak merupakan penghalang yang paling besar."
Berprasangka baik kepada Allah juga merupakan sebab yang besar dalam meraih ketenangan hati, kedamaian pikiran, dan kelapangan dada.
Selain berpuasa, hari ‘Asyura juga merupakan momen yang sangat baik untuk memperbanyak amal kebaikan. Salah satu amal yang sangat dianjurkan adalah menyantuni anak yatim. Islam sangat menekankan pentingnya menyantuni dan memperhatikan anak yatim.
“Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi pasti Kami sediakan untuk mereka tempat yang baik di dunia.” (QS. Al Nahl: 41)
Mencintai Nabi Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah suatu kenikmatan tersendiri bagi umat Islam. Ada perasaan tenang dan tenteram dengan mencintai kekasih Allah SWT.
Setiap tahun baru adalah kesempatan untuk merenung dan mengevaluasi diri kita sendiri. Sejauh mana kita telah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya? Seberapa banyak amal baik yang telah kita lakukan dan seberapa banyak dosa yang telah kita perbuat?
Menghindari fitnah dan bahaya yang bisa merusak keharmonisan rumah tangga adalah sebuah kewajiban. Karenanya, batasan-batasan syariat harus dijaga dengan ketat sebagai langkah preventif dalam menjaga kemuliaan dan kehormatan keluarga.