Artikel Keagamaan

 

Menulis yang Akan Dibaca di Akhirat

Sebelum menulis dan men-share apapun, helalah napas sejenak dan berpikirlah, bahwa yang Engkau tulis di dunia saat ini kelak akan Engkau baca di Akherat nanti. Untaian bait syair berikut dengan bahasa yang indah mengingatkan:

Allah Maha Pemaaf dan Maha Pengampun

Tentang pengampunan dosa, Al-Qur'an selalu menggunakan bahasa penekanan dan penegasan berlapis. Tujuannya tentu untuk meyakinkan terutama para pendosa bahwa ketika mereka kembali ke jalan yang benar, Allah akan mengampuni dan menyayangi mereka, sebesar dan sebanyak apapun dosa mereka

Ayo Berpikir

Islam sesungguhnya terus menerus mendorong umatnya untuk selalu berfikir dan memikirkan sesuatu dan hal di dalam diri dan di alam semesta ciptaan Tuhan ini. Berkali-kali al-Qur’an menyebutkan : “Afala Tatafakkarun” (apakah kamu tidak memikirkan), “Afala Ta’qilun”,(apakah kamu tidak menggunakan akalmu),

Berbuat Baik kepada kedua Orangtua

Di antara amalan berbuat baik kepada kedua orang tua, baik ketika masih hidup maupun setelah wafat, ialah selalu mendoakan mereka setiap usai shalat dan waktu-waktu lainnya. 

Menghargai Kebaikan Orang Lain

Ketika Ibnu Abbas tinggal di rumah bibinya bernama Maimunah istri Nabi SAW yang terakhir, ia mempersiapkan perlengkapan wudhu Nabi SAW. Ketika Nabi SAW. mau berwudhu, ternyata air wudhu sudah tersedia. Lalu Beliau bertanya kepada isterinya, Maimunah:

Suami Istri Saling Mengerti dan Melengkapi

Di antara resep dalam merawat dan membangun keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga adalah suami istri harus saling mengerti dan melengkapi kekurangan. Dalam al-Qur'an, Allah berfirman:

Bentuk Fisik Para Nabi dan Rasul

- Gambaran wajah dan bentuk fisik para nabi yang akan dijelaskan dalam tulisan ini diambil dari kitab Al-Baihaqi yang bernama “Dala-il An-Nubuwwah”.

Mandiri dan Etos Kerja

Mandiri, maksudnya adalah sikap berdiri sendiri dan tidak menggantungkan usaha dan keperluan kepada orang lain, tapi tidak menolak bantuan orang lain. Kemandirian seseorang akan membangun dan membentuk etos kerja dalam kepribadiannya, atau etos kerja yang tinggi akan membangun sikap mandiri. 

Mukjizat 'Medis" Rasulullah Saw

Meskipun dahulu di zaman Nabi shalla Allahu alaihi wasallam belum secanggih hari ini pengobatan medisnya, namun Allah memberikan mukjizat Medis ini kepada Nabi shalla Allahu alaihi wasallam. Ini dapat diartikan bahwa mukjizat Nabi tersebut dapat diteorikan secara ilmiah karena meski saat ini sudah tidak ada Nabi, namun "mukjizat" tersebut dapat terjadi. Berikut diantara:

Merajut Kebersamaan Menghilangkan Kebencian

Piagam Madinah dibuat ketika Rasulullah SAW baru sampai di Madinah. Isinya terdiri atas 47 pasal yang mengatur perjanjian antara umat Islam dan kaum Yahudi, dan antara Muhajirin umat Islam pendatang dan kaum Anshar sebagai penduduk lokal atau putera daerah. Belakangan Piagam ini diamandemen dua kali, masuklah Nasrani dan Majusi dalam perjanjian ini.