DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
“Barang siapa yang menghidupkan Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)
Pada hakikatnya, ibadah puasa itu juga menyiratkan makna mendidik jiwa dan mengendalikan hawa nafsu. Dengan berpuasa, seorang hamba menahan diri dari syahwat dan keinginan duniawi, yang semua itu dilakukan karena Allah SWT.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (seruan)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 186)
“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesulitan bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185)
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (QS. Al-Isra’: 1)
“Dan dirikanlah shalat, karena shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan mengingat Allah (dalam shalat) adalah lebih besar (keutamaannya).” (QS. Al-Ankabut: 45)
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.” (QS. Al-‘Asr: 1-3)
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6)
“Seseorang yang terus meminta-minta kepada manusia, kelak pada Hari Kiamat ia akan datang tanpa sepotong daging pun di wajahnya.” (HR. Muslim)