Indeks Kitab

Tafsir Al- Mishbah Jilid 9

Karya Prof. Dr. M.Quraish Shihab
Pada Jilid Ke-Sembilan  Menjelaskan Tentang Tafsir Surah Al-Hajj, Al-Mu’minun , An-Nur, Al-Furqan.
Surah Al-Hajj
termasuk golongan surah-surah Madaniyyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan surah ini “AL-HAJJ” karena mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan ibadah Haji. Surah ini diuraikan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim As. agar mengumandangkan panggilan berkunjung ke Baitullah serta beberapa uraian tentang ibadah haji dan manfaatnya. Al-Biqa‘i berpendapat bahwa tujuan pokok dan tema utama surah ini adalah mendorong manusia guna mencapai ketakwaan yang mengantarnya terhindar dari putusan Illahi yang adil guna meraih peringkat perolehan Anugerah-Nya di hari berkumpulnya semua makhluk kelak di Padang Mahsyar.

Surah Al-Mu’minun termasuk golongan surah-surah Makiyyah, terdiri atas 118 ayat. Dinamakan surah ini “AL-MU’MINUN” karena permulaan surah ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketentraman jiwa mereka di dunia. Tujuan dan tema utama surah ini adalah uraian tentang kebahagiaan dan kemenangan yang akan diraih secara khusus untuk orang-orang mukmin, sebagaimana jelas dipahami dari namanya.

Surah An-Nur  termasuk golongan surah-surah Madaniyyah, terdiri dari 64 ayat. Dinamakan surah ini “AN-NUR ” yang berarti “CAHAYA ” di ambil dari kata An-Nur yang terdapat pada ayat 35.
Sayyid Quthub menulis bahwa Kata Nur atau Cahaya itu dikaitkan dengan Allah: ‘‘Allah adalah cahaya langit dan bumi. ” Nur juga disebut melalui dampak dan manifestasinya dalam hati dan jiwa, yaitu yang tercermin dampaknya pada etika dan akhlak yang menjadi dasar uraian surah ini. Akhlak tersebut berkaitan dengan jiwa pribadi demi pribadi, keluarga dan masyarakat. Nur itu menerangi hati, dan kehidupan, serta dikaitkan dengan cahaya alam raya, cahaya jiwa dan terangnya hati, serta ketulusan nurani, yang kesemuanya bersumber dari cahaya Allah yang menerangi jagat raya.

Surah Al-Furqan terdiri atas 77 ayat, menjelaskan tentang KeEsaan Allah dan keniscayaan Kiamat, dan Kami telah menyiapkan bagi siapa yang mendustakan keniscayaan Kiamat baik mereka maupun selain mereka, neraka sa'iran yang amat besar kobarannya.


Terimakasih telah membaca Kitab  Tafsir Al- Mishbah Jilid 9,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. 
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

 

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Tafsir Al- Mishbah Jilid 9 (PDF)

 

PENULIS              

:

Prof. Dr. M.Quraish Shihab

 

 

PENERJEMAH   

:

---------------

     

 

PENERBIT           

:

Lentera Hati

   

 

TAHUN                

:

 2002M / 1423H

       

 

Tebal                  

:

328 halaman (PDF)

       

 

                         

 

Lihat Kitab

Tafsir Al-Mishbah Jilid 2

Karya Prof. Dr. M.Quraish Shihab
Pada Jilid Kedua Menjelaskan Tentang Tafsir Surah Al-‘Imran  dan An-Nisa’
Dinamai Al- ‘Imran  karena di dalamnya dikemukakan kisah keluarga ‘Imran dengan rinci; yaitu ‘Isa, Yahya, Maryam dan ibu beliau. Sedang ‘Imran adalah ayah, ibu Nabi ‘Isa, Maryam As. Surah ini terdiri dari 200 ayat, sekitar 80 ayat pertama berkaitan dengan kedatangan serombongan pendeta Kristen dari Najran (sebuah lembah di perbatasan Yaman dan Saudi Arabia), pada tahun IX Hijrah untuk berdiskusi dengan Nabi SAW. di masjid Madinah menyangkut ‘Isa As. Dalam kaitannya dengan keesaan Tuhan. Walau telah berlangsung beberapa hari, diskusi tidak mencapai kata sepakat, sehingga akhirnya Nabi Muhammad saw. mengajak mereka ber-mubahalah sebagaimana akan terbaca nanti. Dalam kesempatan kehadiran para pendeta itu ke masjid Nabi SAW di Madinah, mereka melaksanakan shalat sesuai dengan ajaran agama Kristen yang mereka anut, di dalam masjid Nabawi di Madinah. Nabi SAW yang melihat hal tersebut, membiarkan mereka.

Tujuan ini sungguh pada tempatnya, karena Al-Fatihah yang merupakan surah pertama merangkum seluruh ajaran Islam secara singkat, dan Al-Baqarah menjelaskan secara lebih rinci tuntunan-tuntunan agama. Nah, surah Al-‘Imran datang menekankan sesuatu yang menjadi dasar dan sendi utama tuntunan tersebut, yakni tauhid. Tanpa kehadiran tauhid, maka pengamalan tuntunan lainnya tidak bernilai di sisi-Nya.

Surah An-Nisa’
Surah ini terdiri atas 176 ayat, dinamakan surah An-Nisa' yang berarti “Perempuan ”, karena di dalamnya membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan perempuan.  Nama ini telah dikenal sejak masa Nabi SAW.
‘Aisyah RA. menegaskan bahwa surah Al-Baqarah dan surah An-Nisa ’ turun setelah beliau menikah dengan Nabi SAW. Ia juga dikenal dengan nama An-Nisa’ Al-Kubra atau An-Nisa’ Ath-Thula, karena surah Ath-Thalaq dikenal sebagai surah An-Nisa’Ash-Shughra.

Al-Biqa‘i mengemukakan bahwa tujuan utama surah ini adalah persoalan tauhid yang diuraikan dalam surah Al- ‘Imran, serta ketentuan yang digariskan dalam surah Al-Baqarah dalam rangka melaksanakan ajaran agama yang telah terhimpun dalam surah Al- Fatihah, sambil Mencegah agar kaum muslimin tidak terjerumus dalam jurang perpecahan

Terimakasih telah membaca Kitab  Tafsir Al-Mishbah Jilid 2,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. 
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

 

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Tafsir Al- Mishbah Jilid 2 (PDF)

 

PENULIS              

:

Prof. Dr. M.Quraish Shihab

 

 

PENERJEMAH   

:

---------------

     

 

PENERBIT           

:

Lentera Hati

   

 

TAHUN                

:

  2002M / 1423H

       

 

Tebal                  

:

661 halaman (PDF)

       

 

Lihat Kitab

Terjemah 8 Kitab Matan Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah

Inti Pati Aqidah Ahli sunnah Wal Jamaah, kumpulan matan kitab Aqidah, Tauhid, Ushuluddin Ahlusunnah wal Jamaah dari masa ke masa. Diterjemahkan oleh USTAZ AHMAD ADNAN FADZIL.

1.Matan Aqidah al-Mursyidah - Imam Ibnu Asakir/Imam Tajuddin al-Subki (Imam Ibnu ‘Asakir, w 620H / Tajuddin al-Subki w 771H)
2.Matan Aqidah (Mengenal Allah & Rasulnya) - Imam al-Hamawi (Imam Ibnu ‘Atiyyah al-Hamawi, wafat 936 hijrah)
3.Matan Aqidah Islam & Asas-Asas Hukum Islam - Imam al-Nawawi (Imam Yahya bin Syaraf al-Nawawi, wafat 676 hijrah)
4.Matan Ummu al-Barahin - Imam al-Sanusi (Imam Muhammad bin Yusuf al-Sanusi, wafat 895 hijrah)
5.Matan Aqidah al-Awam - Syeikh Ahmad al-Marzuqi (Imam Sayyid Ahmad al-Marzuqi, wafat 1262 hijrah)
6.Matan 'Aqidah Ahlil Islam Aqidah Umat Islam - Imam Abdullah al-Haddad (Imam Sayyid Abdillah al-Haddad, wafat 1132 hijrah)
7.Matan al-Qayrawani Matan Aqidah Islam - Imam al-Qayrawani (Imam Abi Zaid al-Qayrawani, wafat 396 hijrah)
8.Matan al-Tohawiyah Matan Aqidah Tohawiyah - Imam Abu Jaafar al-Tohawi (Imam Abi Jaafar al-Tohawi, wafat 321 hijrah)

Terimakasih telah membaca Terjemah 8 Kitab Matan Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah  , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemah 8 Kitab Matan Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah (PDF)

 

PENULIS              

:

Ustaz Ahmad Adnan Fadzil

 

 

PENERJEMAH   

:

Ustaz Ahmad Adnan Fadzil

     

 

PENERBIT           

:

--------

   

 

TAHUN                

:

2014 M / 1435 H

       

 

Tebal                  

:

113  halaman (PDF)

       

 

               

 

                         

 

Lihat Kitab

Terjemah Kitab  Risalah Al-Mustarsyidin

Karya Imam Al-Harits Al-Muhasibi (165-243 H). Jika dilihat dari periodesasi, ulama kelahiran Bashrah Iraq ini semasa dengan Imam Al-Syafi’i (150-204 H) dan Imam Ahmad bin Hanbal (164-241 H). Imam Al-Harits Al-Muhasibi  salah satu guru Imam Junayd al-Baghdadi. Beliau sufi masyhur yang sanadnya dirunut dan diikuti oleh Nahdhatul Ulama’. Sebagai bukti bahwa beliau merupakan sufi terkemuka, berikut ini komentar-komentar ulama’ lain untuk sosok yang disebutkan rajin melakukan muhasabah hingga digelari Al-Muhasibi. Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah mengatakan bahwa Imam Al-Muhasibi merupakan sosok yang menghabiskan waktunya untuk berbuat baik, berdakwah, menulis, dan beribadah kepada Allah Ta’ala.

“Tidak ada satu hembusan pun dari nafasnya, kecuali Beliau gunakan untuk kebaikan dan ketaatan yang pahalanya Beliau harapkan di sisi Allah Ta’ala.” ungkap Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam Syarah Risalah Al-Mustarsyidin. Imam Abu Manshur Abdul Qahir At-Tamimi Al-Baghdadi menyampaikan pengakuannya dengan mengatakan, “Beliau adalah ulama’ kaum Muslimin dalam bidang fiqh, tasawuf, hadits, dan ilmu kalam.” Pengakuan bahwa Imam Al-Muhasibi merupakan pakar hadits dan ilmu kalam juga disampaikan oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam salah satu kitabnya.

“Al-Muhasibi adalah,” ungkap Imam al-Ghazali dalam Ihya’ ‘Ulumuddin, “tinta umat dalam bidang ilmu dan muamalah. Beliau lebih dahulu mengarang daripada seluruh peneliti yang mengkaji noda-noda jiwa, kerusakan-kerusakan amal, dan ketertipuan-ketertipuan dalam ibadanya. Kata-katanya layak dikutip apa adanya.” Ulama’ lain yang juga penulis kitab al-I’tisham, Imam asy-Syathibi Rahimahullahu Ta’ala menyanjung Imam Al-Muhasibi dengan berkata, “Al-Harist al-Muhasibi termasuk sufi terkemuka dan diikuti.” Kitab ini, secara tidak langsung akan membawa kita pada gambaran soal genealogi kitab tasawuf di abad 2 sampai 3 hijriyah.

Terimakasih telah membaca Terjemah Kitab  Risalah Al-Mustarsyidin, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemah Kitab  Risalah Al-Mustarsyidin (PDF)

 

PENULIS              

:

Imam Al-Harits Al-Muhasibi

 

 

PENERJEMAH   

:

Abdul Aziz, SS

     

 

PENERBIT           

:

Qisthi Press

   

 

TAHUN                

:

2010M /------ H

       

 

Tebal                  

:

456  halaman (PDF)

       

 

               

 

                         

 

Lihat Kitab

Terjemah Kitab Al-Munqidz Min Al-Dhalal, Al-Munqidz minad Dhalal

Karya Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali (Imam Al-Ghazali).
Tempat, tahun lahir:  Thus, Khurasan, Iran pada 450 H/1058 M, wafat pada 505 H/1111 M.
Kitab Al-Munqidz min Al-Dhalal merekam jelas kegelisahan Imam Al-Ghazali selama pengembaraan intelektualnya.

Dalam kitab ini, beliau menceritakan dengan jujur bahwa proses pencarian “Kebenaran” tidaklah semudah apa yang dibayangkan orang. Beliau butuh pengorbanan, keberanian, kejujuran serta kesungguhan.

Imam Al- Ghazali, berkata: “Kebenaran harus dicari, dan terus dicari sampai dalam waktu yang tak berbatas. Kebenaran sejati tidak tersaji dalam tulisan, ucapan atau pendapat orang. Kebenaran bersifat pribadi (subjektif), sehingga harus didekati secara pribadi pula.”
Dan Beliau juga berkata: "Inti tasawuf bukan pada teorinya (ilmu atau wacana) melainkan pada aplikasinya (amaliyyah). Substansi tasawuf terletak pada pengamalan (al-ahwal) dan rasa (al-dzauq)."

Terimakasih telah membaca Terjemah Kitab Al-Munqidz Min Al-Dhalal, Al-Munqidz minad Dhalal, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemah Kitab Al-Munqidz Min Al-Dhalal, Al-Munqidz minad Dhalal (PDF)

 

PENULIS              

:

Imam Al-Ghazali

 

 

PENERJEMAH   

:

Bahrudin Achmad

     

 

PENERBIT           

:

     

 

TAHUN                

:

 H / M

       

 

Tebal                  

:

1078 Halaman (PDF)

       

 

Lihat Kitab

Terjemah Kitab As Suluk 'inda Al hakim at Tirmidzi

Karya Dr. Ahmad Abdurrahim As- Sayih.
Secara gamblang dan detail memaparkan hakikat, dasar-dasar, dan sarana-sarana suluk menurut al-Hakim at-Tirmidzi yang didasarkan pada Al-Quran dan hadis Nabi. Misalnya, tobat, zuhud, melawan hawa nafsu, mencintai Allah SWT, memutus hasrat, takut Allah SWT, dan zikir. Sarana-sarana suluk tersebut dapat menjadi pegangan dan pedoman untuk meningkatkan kualitas ibadah kita sehari-hari, baik yang lahiriah maupun batin-ruhaniyah hingga ke tingkat maksimal.

Tujuan hidup manusia adalah meraih cinta dan rida Allah SWT. Untuk mendapatkan itu, melalui Rasul-Nya, Allah SWT menyampaikan jalan-jalannya yang terang beserta rambu-rambu petunjuk yang jelas agar kita bisa sampai kepada-Nya dengan selamat. Di antara jalan-jalan utamanya adalah ibadah. Namun, ibadah ini tak hanya berhenti pada tataran praktis lahiriah berupa gerakan atau bacaan tertentu, tetapi meningkat ke tataran ibadah batin-ruhiyah.

Sebagaimana ibadah lahiriah, ibadah batin-ruhiyah juga ada tata cara, macam, dan rambu-rambunya. Sebagian merupakan hasil ijtihad berdasarkan pengalaman personal, sebagian lagi berdasarkan petunjuk Allah SWT dan Rasul-Nya: Al-Quran dan hadis. Hal terakhir inilah yang dilakukan oleh al-Hakim at-Tirmidzi, ulama besar dan ahli tasawuf abad ke-4 H, yang karya-karyanya menjadi rujukan utama bagi laku tasawuf atau suluk (jalan spiritual menuju Allah SWT) hingga hari ini.

“Suluk menuju Allah adalah ketundukan mencapai batas maksimal, dan dilahirkan dari hati yang merasakan keagungan Tuhan yang disembah. Tiada sesuatu yang lebih manis, lebih lezat, lebih harum, lebih membahagiakan, dan lebih nikmat, bagi hati yang beriman, ruh yang baik, dan akal yang cerdas, selain mencintai Allah, menyukai-Nya, dan merindukan pertemuan dengan-Nya.”

Terimakasih telah membaca  Terjemah Kitab As Suluk 'inda Al hakim at Tirmidzi,  Makna Jawa, di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemah Kitab As Suluk 'inda Al hakim at Tirmidzi (PDF)

 

PENULIS              

:

Dr. Ahmad Abdurrahim As- Sayih

 

 

PENERJEMAH   

:

Jamaluddin

     

 

PENERBIT           

:

Dar As-Salam

   

 

TAHUN                

:

1988 M / 1408 H

       

 

Tebal                  

:

395 halaman (PDF)

       

 

                         

 

 

 

Lihat Kitab

Terjemah Kitab Manaqib Imam Asy-Syafi'i

Karya Imam Fakhruddin Ar-Razi, ulama kelahiran 543 H, beliau menyuguhkan riwayat perjalanan hidup Imam Asy-Syafi’i dengan narasi yang mudah dipahami dan dimengerti.
Di samping banyak berbicara tentang riwayat perjalanan hidup Sang Mujtahid, dalam buku ini juga dijelaskan pandangan-pandangan serta argumentasi beliau terhadap sebuah masalah keislaman, rekaman perjalanan ke bebrapa negeri yang dikunjungi, fitnah yang terjadi dimasanya dan tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepada beliau, serta hal-hal lain tentang beliau yang tidak ditemukan bahasanya dalam kitab lain.

Di Indonesia, Imam Asy-Syafi’i merupakan ulama besar yang sudah tidak asing lagi, sebab pandangan-pandangan  mazhab beliau mewarnai cara ber-Islam mayoritas muslim Indonesia. Sayangnya, tidak sedikit di antara kita yang baru mengenal  Imam Asy-Syafi’i sebatas namanya saja.

Buku ini tersusun menjadi empat bagian, yaitu:

1.            Bagian Pertama: Kisah kehidupan Imam Asy-Syafi'i dan keadaan-keadaan beliau dari sisi sejarah
2.            Bagian Kedua: Ilmu-ilmu Imam Asy-Syafi'i dan keutamaan-keutamaanya
3.            Bagian Ketiga: Tanda-tanda keutamaan Imam Asy-Syafi'i dari ulama-ulama mujtahid yang lain
4.            Bagian Keempat: Tuduhan-tuduhan terhadap Imam Asy-Syafi'i dan bantahan-bantahanya

Terimakasih telah membaca  Terjemah Kitab Manaqib Imam Asy-Syafi'i , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemah Kitab Manaqib Imam Asy-Syafi'i (PDF)

 

PENULIS              

:

Imam Fakhruddin Ar-Razi

 

 

PENERJEMAH   

:

Andi Muhammad Syahril, Lc

     

 

PENERBIT           

:

Pustaka Al- Kautsar

   

 

TAHUN                

:

2017 M / 1438 H

       

 

Tebal                  

:

331  halaman (PDF)

       

 

               

 

                         

 

 

Lihat Kitab

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Makna Jawa (Pesantren)

Karya Syekh Imam Nawawi Al-Bantani (1813-1897).
Kelahiran: 1813 Masehi; 1230 H, Tanara, Banten, Indonesia.
Meninggal: 1897 M; 1316 H, Pemakaman Ma'la Makkah Al-Mukarramah, w. 672 H /22 Februari 1274 M.

Guru beliau antara lain: Khatib asy-Syambasi, Abdul Ghani Bima, Ahmad Dimyati, Zaini Dahlan, Muhammad Khatib, KH. Sahal Al-Bantani, Sayyid Ahmad Nahrawi, Zainuddin Aceh.
Murid beliau antara lain: KH. Hasyim Asyari, KH. Ahmad Dahlan, KH. Khalil Bangkalan, KH. Asnawi Kudus, KH. Mas Abdurrahman, KH. Hasan Genggong, Sayid Ali bin Ali Al-Habsy.

Judul kitab asal: Nashaih Al-Ibad fi Bayani Munabbihat li Yaumil Ma'ad li Ibn Hajar Al-Asqalani.
Isi dalam kitab (Kumpulan nasihat pilihan bagi para hamba).
Di Indonesia, buku ini merupakan kitab rujukan bagi para pelajar dan santri di madrasah maupun pesantren. Tak heran jika beliau mendapatkan julukan Bapak Kitab Kuning Indonesia.

Sekadar contoh nasihat, ada Empat Hal Sedikit yang Terasa Banyak, Lima Masa sebelum Lima Masa, Enam Pemberian Paling Baik, Tujuh Perkara sebagai Sebab-Akibat, Delapan Perkara Baik yang Menjadi Sia-sia, dan lain-lain. Yang pasti, membaca buku ini bisa membuat iman kita lebih baik, lebih berilmu, lebih bijak, dan hidup lebih berkah dunia-akhirat. Sebuah kitab pegangan yang bisa selalu menjaga dan mengingatkan kita untuk berada dalam Ridha dan Cinta-Nya.

Terimakasih telah membaca Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Makna Jawa (Pesantren), di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua.
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemah Kitab Nashaihul Ibad Makna Jawa (Pesantren) (PDF)

 

PENULIS              

:

Syekh Imam Nawawi Al-Bantani

 

 

PENERJEMAH   

:

       

 

PENERBIT           

:

     

 

TAHUN                

:

 H / M

       

 

Tebal                  

:

74 Halaman (PDF)

       

 

                         

 

Lihat Kitab

Terjemah Kitab Syarah Al Waroqot ( Membahas Ilmu Ushul Fiqh )

Karya Imam Haromain Al Juwaini yang di jelaskan oleh Imam Jalaluddin Abdullah bin Muhammad Al Mahalli As Syafi’i.

Kitab Ushul Fiqh yang ringkas dan padat dan juga dasar bagi para pencari ilmu dalam memahami ilmu Ushul Fiqh sebelum belajar kitab-kitab yang lebih panjang dan lebar penjelasanya. Mempelajari Ushul Fiqh, berarti mempelajari metodologi dalam Istinbath Ahkam bagaimana sebuah hukum di ambil dari dalil-dalil.
Imam Haramain merupakan gelar, bagi seorang ulama besar abad ke empat Hijriyah, bernama Abu Al-Ma’ali Abdul Malik bin Abdullah bin Yusuf Al-Juwaini An-Naisaburi, atau lebih dikenal dengan Abu Al-Ma’ali Al-Juwaini (w. 478 H). Kitab Waraqat, memuat mater-materi dasar dalam Ushul Fiqh, dan hingga kini kitab ini banyak dikaji dan dipelajari di berbagai lembaga pesantren.

Kitab  ukurannya kecil namun ilmunya banyak dan manfaatnya besar, memudahkan pelajar pemula untuk menghafalnya. Sebenarnya Imam al-Haramain juga memiliki karya lain di bidang Ushul Fiqh yang lebih luas dan panjang pembahasannya, seperti kitab al-Burhan dan at-Talkhish, sementara di sini, Kitab al-Waraqat, beliau tulis dengan sangat ringkas seperti biasanya bentuk kitab-kitab matan.

Kitab ini memuat berbagai pembahasan, yakni :

  1. Mukaddimah yang mencakup Defenisi al-Ashlu, al-Far’u, al-Fiqh, al-‘Ilmu, an-Nazhar, ad-Dalil, al-Istidlal, serta Makna Ushul Fikih dan bab-bab pembahasan yang dicakupnya.
  2. Dalalat al-Amr dan an-Nahy, al-Haqiqah dan al-Majaz, al-‘Aam dan al-Khaash, al-Muthlaq, al-Muqayyad dan jenis-jenis at-Tahkhshish, al-Mujmal dan an-Nash, Perbuatan dan Ketetapan Nabi Saw.
  3. Nasakh dan at-Ta’arudh, al-Ijma’, as-Sunnah dan jenis-jenis al-Khabar, al-Qiyas, al-Hazhr dan al-Ibahah, al-Istishab, syarat al-Mufti dan al-Mustafti, at-Taqlid dan al-Ijtihad, Problematika Meluruskan Pandangan Para Mujtahid dan Perbedaan Pendapatnya.
  4. Hadits Rasul Saw, “Jika seorang hakim berijtihad kemudian memutuskan hukum dan ternyata benar.”

 

Terimakasih telah membaca Kitab Syarah Al- Waroqot,  di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. 
Aamiin ya rabbal 'aalamiin

 

IDENTITAS KITAB:

Karya              :   Imam Haromain Al Juwaini
Judul Kitab    :  TERJEMAHAN SYARAH AL-WAROQOT  (PDF)
Tebal              :   49 halaman (PDF)
Penerjemah  :  Al-Ustadz H.Mujiburrahman

Penerbit        :  Mutiara Ilmu 1427 H/2006 M

Sumber: Kitab Islam Lengkap

Lihat Kitab

Terjemahan Kitab Adabul Mufrad ( Imam Al-Bukhari )

Karya  Imam Al-Bukhari yang berisi kumpulan hadits tentang adab dan akhlak seorang muslim,  kumpulan Akhlak dan Adab karya Imam besar Ahli Hadits yaitu Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhari. Berisi Hadits-hadits Seputar akhlak kita dibimbing untuk mengetahui tata cara makan,minum,bergaul dengan orang lain, memperlakukan orang tua, dan lain-lain.

Dalam kitab tersebut Imam Al-Bukhari, mengumpulkan berbagai (hadits Nabi yang menggambarkan berbagai bentuk) sifat dan adab terpuji yang sangat dibutuhkan pribadi muslim ketika bermukim dan bepergian, atau adab yang dibutuhkan ketika berada di tengah keluarga dan tetangga serta segala sesuatu yang erat kaitannya dengan kekerabatan dan kemasyarakatan.

Dengan mempelajari Hadits-hadist  karya terbaik yang pernah ditulis oleh Imam Al Bukhari Rahimahullah ini, diharapkan kita semakin mengenal ajaran Islam yang hakiki,mencintai Rasulullah,dan mengamalkan apa yang telah kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari.

Terimakasih telah membaca  Terjemahan Kitab Adabul Mufrad , di web https://www.laduni.id/kitab, semoga kitab ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Aamiin ya rabbal 'aalamiin

IDENTITAS KITAB

             
               

 

JUDUL                  

:

Terjemahan Kitab Adabul Mufrad   (PDF)

 

PENULIS              

:

 Imam Al-Bukhari

 

 

PENERJEMAH   

:

Moh.Suri Sudahri,S.Pd.I

     

 

PENERBIT           

:

Pustaka Al-Kautsar

   

 

TAHUN                

:

2008 M / ---H

       

 

Tebal                  

:

496 halaman (PDF)

       

 

                         

 

Lihat Kitab