DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Status Member

Malam ini Haul Gus Dur ke-16 di Ciganjur.... Al-Fatihah kagem beliau.

() Komentar
CoAdmin2-Abd. Hakim Abidin

Mari kita merenung sejenak. Ambil nafas lalu lepaskan. Lalu ajukan pertanyaan pada diri sendiri: Jika kamu seorang pejabat, apa hal pertama dan utama yang akan kamu lakukan?

() Komentar
CoAdmin2-Abd. Hakim Abidin

Apa yang bisa diharapkan dari Indonesia? Is everything gonna be okay?

() Komentar
CoAdmin2-Abd. Hakim Abidin

Husnuddhon itu tetap lebih baik dari su'uddhon, meskipun kenyataannya apa yang dihusnuddhoni itu salah dan yang disu'uddhhoni itu yang benar! Begitu kawan-kawan. Apalagi kalau ini menyangkut marwah para kyai.

Lebih baik berhusnuddhon saja kepada para kyai yang mungkin saat ini sedang terjadi gesekan di antara beliau. Atau jika hal itu dirasa berat, sebab memang beritanya berseliweran di beranda media sosial kita, setidaknya cobalah untuk memilih sukut (diam) daripada harus ikut-ikutan memandang rendah marwah para kyai. Sebab Luhumul Ulama Masmumah, Man Syammaha Maradha, wa Man Akala Mata, (لحوم العلماء مسمومة، من شمها مرض، ومن أكلها مات). Jadi bahasa sederhananya dalam bahasa Jawa: "Ulama iku nguwalati/malati" . "Daging "ulama itu beracun, siapa yang menghirupnya akan sakit, dan siapa yang memakannya akan mati. Begitulah dawuh yang dalam banyak riwayat dinisbahkan kepada Imam Ahmad.

() Komentar
CoAdmin2-Abd. Hakim Abidin

Siapakah lelaki sejati itu? Mari kita perhatikan sabda Nabi ini:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah yang paling baik kepada keluargaku.” (HR. Tirmidzi)

Demikianlah kebaikan yang bermula dari keluarga itu mencerminkan kemuliaan yang hakiki.

Ini ada ulasan menarik dalam artikel terbaru saya. Monggo silakan dibaca dan dihayati!
https://www.laduni.id/post/read/526872/keteladanan-rasulullah-dalam-memperlakukan-keluarga

Keteladanan Rasulullah dalam Memperlakukan Keluarga
Rasulullah SAW sendiri menunjukkan bagaimana makruf itu bekerja dalam praktik. Beliau bercanda dengan istrinya, menjadi pendengar yang sabar, ikut terlibat dalam kesibukan mereka, bahkan membantu pekerjaan rumah. Beliau menjadikan rumah sebagai ruang aman, bukan tempat penuh tekanan.
() Komentar
CoAdmin2-Abd. Hakim Abidin