DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Artikel

 

Dayah Sekolah bagi Masyarakat

Asisten guru dipilih dari murid, mereka bekerja secara sukarela tanpa bayaran. Mengajar kawan sebaya mereka adalah salah satu proses yang dilalui ketika belajar di dayah, dan kegiatan ini dipandang sebagai ibadah. Keadaan inilah yang menjadikan agak mudah bagi masyarakat untuk memperoleh kesempatan belajar.

Dayah Mendidik dan Melahirkan Ulama serta Generasi Ikhlas

Sebagai agen pembangunan, lulusan dayah nampaknya memainkan peran intelektual yang telah membawa ide-ide segar kepada masyarakat. Dengan Islam, mereka membentuk tali persaudaraan di kalangan masyarakat Aceh, yang berlandaskan pada konsep persamaan manusia dalam agama, yang dalam masyarakat mereka menemukan adanya pikiran memandang rendah satu sama lain.

Belajar dari Sunan Drajat tentang Melawan Hoaks dan Fitnah

Setiap kali kita mendengar nama Drajat, ada berapakah bayangan yang terlintas di benak kita? Pertama, Drajat kita persepsikan sebagai sebuah tingkatan, pangkat, kedudukan, martabat, dan kedudukan manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Ternyata Islam Nusantara Bukan Anti Arab, Ini Penjelasannya

Sudah terlalu sering dijawab oleh banyak orang tentang apakah Islam Nusantara itu anti Arab atau tidak. Tapi karena masih ada yang bertanya, barangkali dengan artikel ini bisa terjawab.

Maha Karya Ulama Aceh Terkenal di Dunia

Kedua kitab ini ditulis  dalam  bahasa  Melayu  agar  mudah  dipahami,  khususnya bagi murid yang tidak bisa membaca bahasa Arab dengan lancar, tetapi mengerti sampai tingkatan tertentu saja.

Signifikansi Dayah Aceh

Sebagaimana telah dijelaskan, sejak pertama kali Islam datang ke Aceh, bahwa tidak terdapat lembaga pendidikan lain kecuali dayah. Lembaga ini telah menghasilkan beberapa sarjana terkenal dan  pengarang  yang  produktif.  Pada  abad  ke-17,  ketika  masa kejayaan  Kerajaan  Islam  Aceh,  

Teungku Chiek dalam Jenjang Dayah

Karena itu, setelah belajar beberapa tahun secara bertahap, ia akan terjun ke dunia kehidupan  atau  bekerja  sebagai  guru  di  meunasah.  Kebanyakan  dari mereka mungkin menjadi da‟i atau  imam-imam  di masjid-masjid. Sedikit dari mereka yang melanjutkan hingga diakui sebagai ulama dayah.

Pembaharuan Dayah di Aceh

Guru menerangkan teks-teks agama kepada murid- murid yang duduk di sekitar atau di depannya, mendengarkan diskusi dan  berpartisipasi  dalam  kegiatan  tersebut.

Tgk. Kuta Karang Sosok Ahli  Astronomi dan Pertanian Terkenal

Iskandar Muda sendiri mendapat pelajaran militer ketika ia masih muda. Menurut Baihaqi, bermacam pengetahuan agama dan umum telah diajarkan di dayah sebelum masa Perang Belanda-Aceh, termasuk di dalamnya astronomi, kesehatan dan pertanian.

Jenjang Pendidikan Dayah di Aceh

 Kenyataan ini menunjukkan bahwa dayah-dayah pada masa ini tidak hanya mendidik para murid mereka dalam masalah agama –dalam wilayah yang terbatas-, tetapi juga menyediakan tawaran ilmu pengetahuan lainnya yang dapat menjadikan seseorang mampu mengatur Negara dalam berbagai kapasitas.