08 Oct 2018 · 3.477 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Sudah terlalu sering dijawab oleh banyak orang tentang apakah Islam Nusantara itu anti Arab atau tidak. Tapi karena masih ada yang bertanya, barangkali dengan artikel ini bisa terjawab.
Sebagai seorang muslim atau penganut agama Islam, sudah pasti harus berpedoman pada al-Qur'an dan al-Hadits. Kedua sumber Islam ini berbahasa Arab. Tidak mungkin seorang muslim bisa membaca dan memahami al-Qur'an dan al-Hadits dengan baik tanpa mahir bahasa Arab.
Jika Anda belajar di Pondok Pesantren, sebuah lembaga pengusung Islam Nusantara, pertama yang diajarkan adalah bahasa Arab. Mulai dari cara menulis Arab yang benar (khath, imla'), melafalkan al-Qur'an sesuai dengan tajwid dan makharijul huruf, hingga belajar gramatika Arab (nahwu), morfologi Arab (sharaf), semantika Arab (balaghah), leksikologi Arab (mu'jamiyat), bahkan juga sastra Arab (badi', bayan, ma'ani, qawafi, 'arudl, dan lain-lain
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+