DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.
Kisah pilu datang dari Ibu Rima, seorang pengamen yang tinggal di Klender berjalan kaki ke RSCM hanya untuk ngamen. Kisah ini diceritakan oleh Umi Nur Faizah, simak kisahnya.
Ada Seorang murid yang termasuk dekat dengan Abah Guru Sekumpul menceritakan ketika ia berkunjung ke rumah Abah Guru Sekumpul.
Di pondok Pesantren Kapurejo, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Menurut cerita tutur keluarga ponpes Kapurejo, setelah menikah dengan Masruroh, KH Hasyim Asy’ari tinggal di rumah itu selama dua tahun. Meski menetap di Pondok Kapurejo, KH Hasyim Asy’ari masih sering bolak-balik Kediri-Jombang.
Imam Ahmad Ar-Rifa'i apabila berpapasan dengan seekor babi atau anjing maka beliau berkata “betapa nikmatnya pagi hari ini”.
Alhamdulillah, bisa berziarah ke Makbaroh KH. Ayip Abbas, kyai kelana yang sangat dicintai semua kalangan yang wafat beberapa hari yang lalu.
Saya bukan warga NU. Namun bagi saya NU ( 1926), Muhammadiyah ( 1912), PII (1947), HMI (1947), IMM (1964) dan FPI (1998) adalah saudara saya seiman (ukwah Islamiyah).
Waktu kecil dulu, melalui penuturan dari masyarakat sekitar di desa saya (desa Cebolek, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah), saya kerap mendengar kisah tentang Kiai Cebolek atau Kiai Mutamakkin (hidup kira-kira pada pertengahan abad ke-17 dan awal abad ke-18) yang melakukan perjalanan ajaib ke Timur Tengah dengan berkendaraan "jin".
Berbagai cara dilakukan orang untuk menunjukkan rasa cinta dan bangganya kepada Islam. Tak terkecuali seorang nenek asal Pakistan yang telah mendedikasikan usianya untuk membanggakan Islam.
Isteri Gus Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha' adalah "Neng" dari keluarga pesantren Sidogiri.
Karomah ini dikisahkan langsung oleh Umi Ela (Ibunda H.Muhammad Amin Badali dan H.Ahmad Hafi Badali)