Ini Kunci Prokem dalam Lirik Lagu Kimcil Kepolen

 
Ini Kunci Prokem dalam Lirik Lagu Kimcil Kepolen

Indonesia punya ribuan suku yang hidup rukun dalam kedamaian dan ribuan suku tersebut memiliki ragam bahasa yang memberikan kekayaan budaya nusantara, dari ujung Barat Aceh sampai ujung Timur Papua, sebuah modal yang sangat besar untuk mencerahkan dunia.

Sebagaimana di Jawa, terdapat beragam bahasa yang memiliki karakteristik dan ciri yang menarik disimak. Bahasa Jawa memiliki huruf untuk komunikasi, yang sayangnya kini mulai banyak dilupakan masyarakat, bahkan generasi muda Jawa mungkin dapat dikalahkan dengan mudah oleh para pelaku budaya dari warga Belanda maupun Amerika yang sering muncul sebagai bintang tamu dalam pertunjukan wayang kulit.

Huruf bahasa Jawa dalam urutan baku mungkin sering kita dengar:
ha na ca ra ka
da ta sa wa la
pa dha ja ya nya
ma ga ba tha nga.
Huruf pertama “ha” biasanya dipakai mewakili kata vokal “a”.

Tulisan huruf bahasa Jawa memiliki keunikan tersendiri khususnya dalam penerapan vokal “a, i, e, `e, o, u”. Di dalam bahasa Jawa memiliki huruf e sebanyak tiga macam sesuai keluar suaranya (cengkok), seperti pada kata “ketan”, “tempe”, dan “mepet”, yang kalau dibaca akan terasa bedanya. Coba deh…

Di seputar Jogja, terdapat bahasa slank atau prokem dari pemanfaatan huruf Jawa di atas dengan rumus mempertukarkan urutan dari empat baris yang sudah baku, menjadi:

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN