07 Aug 2018 Β· 14.711 dibaca · Motivasi
World Economic Forum pada akhir 2015 memberikan gambaran 10 keterampilan yang paling dibutuhkan sesuai perkembangan teknologi dan disrupsi di banyak bidang hingga tahun 2020. Prediksi ini bersifat global termasuk berlaku juga untuk Indonesia.
Kompetensi pertama yang paling dibutuhkan adalah Complex Problem Solving dan menyusul 9 kompetensi lainnya, seperti dalam grafik. Laduni sudah mencoba menjelaskan beberapa penjelasan tentang Problem Solving yang memiliki keterhubungan dengan Complex Problem Solving.
Kali ini, Laduni menyampaikan rangkuman wawancara Prof. Don Sadana tentang kompetensi Complex Problem Solving dengan Rumah MSDM beberapa waktu lalu.
Complex Problem Solving sangat erat berhubungan dengan situasi permasalahan yang tidak terstruktur atau biasa disebut juga sebagai Messy Situation.
Complex Problem Solving (CPS) adalah paradigma baru dalam menyelesaikan masalah atau permasalahan. Dalam hal ini masalah dimaksudkan sebagai problem, sedangkan permasalahan adalah problematics.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+