Robot Wanita Pemuas Nafsu Seksual, Bagaimana Hukumnya?

 
Robot Wanita Pemuas Nafsu Seksual, Bagaimana Hukumnya?

Robot Wanita Pemuas Nafsu

Seiring perkembangan teknologi sekarang ini yang masuk ke industri 4.0, telah berkembang pesat kecerdasan buatan, cetak 3 dimensi, pembuatan kulit seperti kulit manusia, serta penyimpanan memory yang besar, telah membawa manusia ke perkembangan robot yang sangat mirip manusia.
Perkembangan robot terkini terdapat beberapa hal yang menonjol, yaitu munculnya robot wanita yang sulit dibedakan dengan wanita normal.
Di Jepang, lebih dari separoh pasangan suami istri umur 40 tahun ke atas, telah membeli dan memelihara robot wanita.
Robot wanita ini menjadi pemuas seks sang suami dan menyebabkan kehidupan keluarga suami istri menjadi tidak harmonis, hingga menjadi masalah sosial tersendiri.

Baca juga: Tantangan Agamis Robot Seks, Siap Rampas Makna Kehidupan

 

Pertanyaan:
Bagaimana menurut ustadz terkait hal di atas?

Dan apa yang harus dilakukan agar hal negatif terkait perkembangan teknologi robot tersebut tidak merembet ke muslim Indonesia?

 

Jawaban:

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menciptakan manusia dengan jenis kelamin pria dan wanita. Allah juga memberikan aturan kepada makhluk Allah yang terbaik ini batasan mana yang halal dan haram. Terkhusus soal melampiaskan nafsu.

Allah berfirman:

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ * إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ 

"... Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela." (Al-Mu'minun 5-6)

Setelah itu Allah mengingatkan:

فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ

"Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas." (Al-Mu'minun 7)

Maksud penjelasan ayat tersebut dijelaskan oleh Imam Ibnu Katsir:

ﻓﻤﻦ اﺑﺘﻐﻰ ﻭﺭاء ﺫﻟﻚ ﺃﻱ ﻏﻴﺮ اﻷﺯﻭاﺝ ﻭاﻹﻣﺎء ﻓﺄﻭﻟﺌﻚ ﻫﻢ اﻟﻌﺎﺩﻭﻥ ﺃﻱ اﻟﻤﻌﺘﺪﻭﻥ.

"Barangsiapa yang mencari (kepuasan nafsu) dari selain istri dan budak maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas"

ﻭﻗﺪ اﺳﺘﺪﻝ اﻹﻣﺎﻡ اﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﺭﺣﻤﻪ اﻟﻠﻪ ﻭﻣﻦ ﻭاﻓﻘﻪ ﻋﻠﻰ ﺗﺤﺮﻳﻢ اﻻﺳﺘﻤﻨﺎء ﺑﺎﻟﻴﺪ ﺑﻬﺬﻩ اﻵﻳﺔ اﻟﻜﺮﻳﻤﺔ ﻭاﻟﺬﻳﻦ ﻫﻢ ﻟﻔﺮﻭﺟﻬﻢ ﺣﺎﻓﻈﻮﻥ ﺇﻻ ﻋﻠﻰ ﺃﺯﻭاﺟﻬﻢ ﺃﻭ ﻣﺎ ﻣﻠﻜﺖ ﺃﻳﻤﺎﻧﻬﻢ ﻗﺎﻝ: ﻓﻬﺬا اﻟﺼﻨﻴﻊ ﺧﺎﺭﺝ ﻋﻦ ﻫﺬﻳﻦ اﻟﻘﺴﻤﻴﻦ

Dari ayat ini Imam Syafi'i dan ulama yang sepakat dengan beliau berdalil haramnya mengeluarkan sperma dengan tangan (onani). Ayat dalam Al-Mu'minun 5-6 ini menjelaskan suami yang menjaga kemaluannya kecuali kepada istri dan budak. Sedangkan onani keluar dari 2 jenis yang dibolehkan" (Tafsir Ibnu Katsir 5/404)

Di masa dahulu memang hanya dikenal dengan onani saja. Namun hari ini sudah ditemukan alat lain yang bisa mengeluarkan sperma tanpa onani, misalnya menggunakan robot wanita. Mengeluarkan sperma dengan robot ini adalah bagian dari hal yang dilarang (haram), sebab yang diperbolehkan hanya dengan istrinya.

Terlebih jika sampai menjadikan suami abai dan lalai terhadap nafkah batin untuk istrinya. Ini menambah dosa yang lain. Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda:

ﻛﻔﻰ ﺑﺎﻟﻤﺮء ﺇﺛﻤﺎ ﺃﻥ ﻳﻀﻴﻊ ﻣﻦ ﻳﻘﻮﺕ

"Cukup bagi seseorang disebut pendosa mana kala ia menyia-nyiakan keluarga yang ia nafkahi" (HR Abu Dawud)

 

Ustadz Ma'ruf Khozin
Aswaja NU Center Jawa Timur

 

Simak juga:
Perkembangan Robot Canggih 5 Tahun Terakhir

Artikel Teknolodi & Disruption