Benarkah Nabi dan Sahabat Memiliki Ambivalensi dalam Bersikap?
Pada seminar tentang Moderate Islam kemarin di UIN Maliki, ada peserta menanyakan potensi ambivalensi dalam sikap Nabi dan para sahabat. Terkadang diistilahkan dengan Rahmat Muhdah, terkadang berperang dan "membunuh".
Bagaimana kita menjelaskan?
Kami katakan, tidak ada ambivalensi atau sikap mendua dalam Islam : Terkadang cinta, terkadang benci.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp417.000
Rp75.000
Rp116.000
Rp301.560
Memuat Komentar ...