Catatan Kelahiran Keturunan Teungku Chik Awe Geutah

 
Catatan Kelahiran Keturunan Teungku Chik Awe Geutah
Sumber Gambar: Washata.com, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Salah satunya ulama kondang Aceh pada zaman dulu dan sering masyarakat memanggilnya dengan nama Teungku Chik Awe Geutah. Lalu, berikut penjelasan lebih lanjut ahli sejarah Aceh tentang keturunan beliau yang dirangkum oleh Musafir Zaman yang dikutip dari Group Mapesa Aceh:

Para pendahulu mencatat hari kelahiran putra-putri mereka pada salah satu halaman salinan kitab (manuskrip) yang mereka miliki. Dijelaskan bahwa, Almarhum Syaikhu Masyayikhina Al-Muhaqqiq Al-Kabir Al-‘Allamah Abu Fihr Mahmud Muhammad Syakir (1327-1418 H/1909-1997 M) pernah menuturkan bahwa ayahnya telah mencatat hari kelahirannya pada halaman depan naskah salinan Al-Futuhat Al-Makkiyah.

Keluarga keturunan Almarhum Syaikh ‘Abdur Rahim Al-Asyi (terkenal juga dengan sebutan Teungku Chik Awe Geutah) yang tinggal di Gampong Awe Geutah, Peusangan, merupakan salah satu rumah ilmu pengetahuan yang sudah terkenal sejak lama di wilayah yang sekarang berada dalam Kabupaten Bireuen. Syaikh ‘Abdur Rahim sendiri pernah berguru kepada seorang ulama besar lagi terkenal di Zabid (Yaman), yakni Asy-Syaikh Al-Qudwah ‘Ali bin Zain Al-Mizjajiy Az-Zabidiy—Rahimahullah. Prof. Azyumardi Azra dalam bukunya Jaringan Ulama menyebutkan, Syaikah Al-Mizjajiy ini juga guru dari Murthadha Az-Zabidi (wafat 1205 H), pengarang Tajul Urus min Jawahiril Qamus

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN