Jumlah Pesantren yang Banyak Diharapkan Jadi Agen Pengembangan Ekonomi

 
Jumlah Pesantren yang Banyak Diharapkan Jadi Agen Pengembangan Ekonomi

LADUNI.ID, Solo - Menjamurnya pesantren yang ada di Indonesia, diharapkan untuk mampu menggali potensi yang ada, khususnya potensi di bidang perekonomian guna menciptakan kemandirian perekonomian pesantren itu sendiri.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nadlatul Ulama (RMINU) Abdul Ghofarrozin di sela acara Pesantren Expo, Sabtu (6/10) malam di Solo.

Hingga kini, total pesantren sudah sekitar 28 ribuan di Indonesia. ”Dari jumlah itu, di Jateng saja ada 4.400 pesantren. Ini merupakan potensi perekonomian yang besar. Kemandirian pesantren memang diperlukan, karena mereka tak berada di bawah naungan pemerintah,” terang Gus Rozin.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo berharap keberadaan santri juga harus mampu menjadi pelopor perubahan.

”Kegiatan (Pesantren Expo) ini sangat positif, karena mampu melahirkan gagasan kreatif dan inovatif. Santri tidak hanya handal ilmu dan agama, namun juga mampu menjadi agen perkembangan ekonomi bagi masyarakat," pungkasnya.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN