Mesir Dukung Saudi Tanggapi Kasus Khashoggi

 
Mesir Dukung Saudi Tanggapi Kasus Khashoggi

LADUNI.ID, Jakarta - Kasus hilangnya wartawan Saudi Jamal Khashoggi, Mesir mengaku terus memantau perkembangan dan mendukung upaya Arab Saudi  menghadapi situasi tersebut.

Mesir juga memperingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang menggunakan kasus ini untuk memanfaatkan Saudi secara politik. Mesir menyerukan penyelidikan transparan atas kasus hilangnya wartawan Saudi Jamal Khashoggi.

Jamal Khashoggi (59), adalah seorang jurnalis Saudi, koresponden asing, editor dan kolumnis lama yang karyanya pernah menjadi kontroversi  di Arab Saudi. 

Dia memutuskan untuk menetap di Amerika Serikat (AS) setelah kenaikan putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

"Mesir menekankan pentingnya mengungkapkan kebenaran tentang apa yang terjadi dalam penyelidikan transparan," kata kementerian luar negeri Mesir dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Senin (15/10).

Sebelumnya dilaporkan, jaringan televisi Saudi Alarabia mengklaim 15 orang Saudi, yang datang dan pergi pada saat peristiwa hilangnya Khashoggi adalah turis. Ini menyerupai klaim yang dibuat Rusia dalam kasus keracunan Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Inggris.

Selain menjadi jurnalis, Khashoggi juga sebagai kontributor The Washington Post.  Ia banyak menulis tentang Arab Saudi, termasuk mengkritik perang di Yaman, perselisihan diplomatik baru-baru ini dengan Kanada dan penangkapan aktivis hak-hak wanita setelah perempuan dizinkan mengemudi.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN