26 Nov 2018 · 1.517 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, IPTEK- Semut lebih sering dikenal dengan perilaku kerja samanya. Namun, ternyata bukan hanya itu saja. Para ilmuwan percaya jika semut akan mengubah perilakunya ketika terpapar dengan penyakit. Ini dilakukan untuk melindungi koloninya, terutama sang ratu dan semut perawat.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science ini juga meyakini temuan tersebut sebagai bukti pertama yang menunjukkan bahwa hewan dapat mengubah perilaku untuk membendung penyebaran penyakit di koloni mereka. Koloni semut merupakan komunitas yang kompleks.
Masing-masing semut akan berinteraksi sesuai dengan kelompok mereka, tergantung dengan usia serta perannya.
Semut perawat akan merawat semut muda, sementara semut pekerja yang lebih tua akan keluar dari sarang untuk mengumpulkan makanan.
Nah, semut pekerja inilah yang paling mungkin membawa masuk penyakit ke koloni. Para ilmuwan melakukan penelitian ini dengan cara menandai puluhan ribu semut. Kemudian, mereka menggunakan kamera inframerah untuk mempelajari gerakan mereka.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+