01 Jul 2021 · 3.701 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Liburan merupakan suatu masa atau fase di mana seseorang sejenak menyisihkan kesibukannya, menghapus letih dan memberi ruang pikirannya untuk beristirahat, guna mengisi kembali energinya untuk menghadapi kesibukan serta beban hidup yang bertubi-tubi menerkam.
Syaria't sendiri telah menerapkan cuti atau liburan dalam setiap ajarannya. Bukankah ibadah puasa merupakan waktu cuti bagi perut, dari kesibukannya tuk mencerna makanan? Tidakkah disunnahkannya qailullah (tidur sejenak, sebelum waktu dhuhur) merupakan cuti bagi mata, guna kuat menghadapi kesibukannya bangun di sepertiga malam?
Maka sungguh liburan ataupun cuti merupakan anjuran dari Rasulullah saw. kepada seluruh umatnya, agar sedikit meluangkan waktu untuknya. Dalam haditsnya, Rasulullah saw. bersa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+