19 Dec 2018 Β· 2.087 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Rembang - Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang III KH Abdul Ghofur Maimoen menyesalkan hujatan murtad terhadap Banser dalam menjaga gereja. Padahal, dalam fikih Islam, penghormatan terhadap warga nonmuslim sudah selesai.
"Siapa yang berani mengatakan Sayyidina Umar murtad?," ujar pria karib dipanggil Gus Ghofur itu, di Batam Kepulauan Riau, Ahad (27/11).
Menurut Doktor Ushuluddin Tafsir Universitas Al-Azhar, Mesir itu, Sayyidina Umar ketika memimpin kekhalifahan tidak membakar gereja karena dalam fiqih Islam, umat Islam juga menjaga warga negara yang nonmuslim.
"Sayyidina Umar bin Khotob tidak merusak tempat ibadah nonmuslim. Siapa yang berani mengatakan beliau murtad. Kalau ada Banser menjaga gereja itu mengikuti fikih Islam dan juga Sayyidina Umar," kata dia pada peserta Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) III, digelar di Asrama Haji Batam Centre, Engku Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Selain itu, Gus Ghofur juga menambahkan, di media sosial (medsos) banyak yang mencibir Ansor dan Banser. Ba
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+