21 Sep 2023 · 1.704 dibaca · Buletin Jumat
Buletin Jumat Laduni.ID resmi untuk dicetak jarak jauh
Laduni.ID, Jakarta - Di kalangan mufassir kata “As-Shalāh” atau الصلاة mempunyai makna yang bermacam-macam sesuai dengan siyāq al-kalam atau padanan kalimat yang melingkupinya. Misalnya, Al-Tabari mengomentari ayat “Innalāha wa malāikatahū yushallūna alan nabi” adalah bahwa sesungguhnya Allah memberikan rahmat kepada Nabi Muhammad s.a.w., kemudian malaikat memintakan ampun kepada Allah atas Nabi, sedangkan bagi manusia, ungkapan tersebut berupa doa. Dari sini dapat dipahami bahwa kata “as-Shalāh” di mana jika dijamakkan menjadi “shalawat” mempunyai peran penting di kalangan umat Islam selaku umat Nabi Muhammad s.a.w. sebagaimana dikatakan di dalam sebuah hadits: Man shallā ‘alayya wāhidan, shallallāhu ‘alaihi asyran. Barang siapa yang berdoa kepadaku satu kali, niscaya Allah merahmatinya sepuluh kali.
Sebagaimana kita ketahui bahwa Shalawat dalam kamus bahasa arab adalah bentuk jama’ dari kata sebagaimana terdapat dalam kamus Munjid, yang berart
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+