Ziarah di Makam KH. M Ilyas Syarqawi, Muasis Pesantren Annuqayah Sumenep

 
Ziarah di Makam KH. M Ilyas Syarqawi, Muasis Pesantren Annuqayah Sumenep

Daftar Isi

  1. Profil
  2. Lokasi Makam
  3. Haul
  4. Motivasi Ziarah Menurut Syeikh An Nawawi Banten
  5. Fadilah
  6. Peninggalan
  7. Oleh-oleh
  8. Sumber

Laduni.ID, Jakarta - KH. M Ilyas Syarqawi beliau adalah ulama kharismatik, cerdas, dan penuh inovasi di jamannya, selain itu beliau adalah pengasuh pesantren Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep.

Kyai Mohammad Ilyas menggagas terobosan baru, yaitu digunakannya bahasa Melayu, tepatnya bahasa Indonesia, sebagai bahasa pengantar dalam pengajian kitab. Tentu saja pilihan bahasa ini sedikit membingungkan santri, karena di samping bahasa Indonesia masih belum lazim digunakan juga karena kesulitan dalam menuliskan bahasa Indonesia dengan menggunakan huruf Arab (Pegon). Mengatasi persoalan ini, Kyai Mohammad Ilyas menyusun panduan yang berupa buku-buku pelajaran lengkap dengan maknanya yang ditulis menggantung di bawah teks aslinya.

KH. M Ilyas Syarqawi  sangat peduli dalam mendidik para santrinya. Namun demikian, wujud perhatian KH. M Ilyas Syarqawi kepada para santrinya tidak berarti mengabaikan perhatian beliau pada masyarakat sekitar. Terbukti misalnya dengan dibukanya pengajian umum untuk masyarakat. Kegiatan pengajian khusus masyarakat ini dilaksanakan setiap hari Ahad dan Rabu. Di samping pengajian jenis ini, layaknya tradisi pesantren-pesantren, di Madura dan Jawa, setiap bulan Ramadhan Kyai Mohammad Ilyas membuka pengajian hataman atau kilatan.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN