Ketaatan Bersyarat kepada Pemimpin: Pelajaran dari Peristiwa ‘Abdullah bin Huzhafah
Laduni.ID, Jakarta - Ayat Al-Qur’an yang memerintahkan kaum mukmin untuk taat kepada Allah, Rasul, dan ulil amri tidak turun tanpa konteks sejarah. Di balik perintah tersebut, terdapat sebuah peristiwa penting yang menjadi fondasi pemahaman Islam tentang batas-batas ketaatan kepada pemimpin. Peristiwa itu melibatkan seorang sahabat Nabi SAW bernama ‘Abdullah bin Huzhafah as-Sahmi, yang ditunjuk Rasulullah sebagai komandan sebuah ekspedisi militer.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأَمْرِ مِنْكُمْ
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp819.000
Rp598.000
Rp299.000
Rp99.000
Memuat Komentar ...