Alasan Kenapa Harus Memperhatikan Bulan Sya’ban
Laduni.ID, Jakarta - Dalam tradisi spiritual Islam, waktu bukanlah sekadar deretan hari yang berlalu tanpa makna. Waktu harusnya dimaknai sebagai ruang pendidikan ruhani, yang mana Allah “mendidik” hamba-Nya dengan musim-musim kebaikan.
Dahulu, sebagaimana banyak riwayat hadis menyebutkan, bulan yang kerap terlewatkan, padahal sarat makna dan keberkahan, adalah bulan Sya’ban. Berdasarkan berbagai riwayat hadis dan uraian menyangkut hal itu, Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani r.a dalam kitab Al-Ghunyah menaruh perhatian besar pada bulan ini. Bulan Sya’ban ini, selain sebagai pengantar Ramadhan, perlu dipahami juga sebagai bulan pendidikan jiwa dan pemurnian hati.
Ada simbol anugerah Ilahi di balik makna huruf-huruf dalam nama bulan “Sya’ban”. Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani menjelaskan bahwa nama “Sya’ban” sendiri menyimpan isyarat maknawi yang dalam. Beliau mengungkapkan:
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp106.900
Rp99.000
Rp299.000
Rp259.900
Memuat Komentar ...