Gus Baha: Ciri Orang yang Dilapangkan Rezekinya dan Diangkat Derajatnya

 
Gus Baha: Ciri Orang yang Dilapangkan Rezekinya dan Diangkat Derajatnya
Sumber Gambar: pinterest, Ilustrasi laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Banyak orang mengira rezeki itu hanya soal uang. Padahal ada orang yang hartanya biasa saja, tetapi hidupnya tenang, keluarganya hangat, ilmunya bermanfaat, dan dicintai banyak orang. Sebaliknya, ada yang hartanya melimpah, namun hidupnya penuh kegelisahan. Lalu sebenarnya, siapa orang yang benar-benar dilapangkan rezekinya oleh Allah?

Dalam banyak pengajian, Gus Baha sering mengingatkan bahwa ukuran kemuliaan bukan semata kekayaan, melainkan keberkahan hidup. Ada orang yang sederhana tetapi derajatnya tinggi di sisi Allah karena ilmunya, keikhlasannya, dan cara pandangnya terhadap takdir. Kajian beliau selalu mengajarkan satu hal penting: hidup itu akan terasa lapang jika hati dekat kepada Allah dan ilmu dijadikan cahaya dalam menjalani kehidupan.

Gus Baha menjelaskan bahwa manusia sering salah memahami makna rezeki. Kita mengira rezeki hanyalah uang, jabatan, rumah besar, atau kendaraan mewah. Padahal dalam pandangan Islam, rezeki jauh lebih luas daripada itu. Ilmu yang bermanfaat adalah rezeki. Hati yang tenang adalah rezeki. Anak yang saleh adalah rezeki. Bahkan kemampuan bersyukur juga termasuk rezeki besar dari Allah.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN