Raden Fatah dan Kesultanan Demak
Laduni.ID, Jakarta - Raden Fatah lahir pada sekira 1448 di Palembang, Sumatera Selatan. Ayahnya adalah seorang Kerajaan Majapahit bernama Kertabumi Brawijaya V dan ibunya yang bernama putri Dwarawarti dari Campa. Masa kecil Raden Fatah sering dipanggil dengan nama Raden Hasan atau (Jimbun) yang berarti orang yang kuat. Ia merupakan anak ke-13 dari 100 bersaudara, ia juga mempunyai saudara laki-laki seibu yaitu Raden Husein. Beliau menjabat sebagai pemimpin di Kesultanan Demak selama 40 tahun dari 1478-1518 kemudian setelah beliau wafat kepemimpinan di gantikn oleh putranya yaitu Adipati Unus.
Saat masih muda Raden Fatah memperoleh pendidikan yang di latar belakangi oleh kebagsawanan dan politik, dalam 20 tahun beliau hidup di istana Adipati Palembang kemudian setelah beranjak dewasa ia kembali ke Majapahit. Kemudian Raden Fatah mulai mempelajari dan mendalami ajaran islam yang diajarkan oleh gurunya yaitu Sunan Ampel di pesantrennya yang terletak di wilayah Surabaya. Dalam masa pembelajaran itu Raden Fatah ditemani oleh pemuda-pemuda lainnya seperti Raden Paku (Sunan Giri), Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang), dan Raden Kosim (Sunan Drajat). Setelah lulus beliau dipercaya untuk menjadi ulama dan membuat pemukiman di Bintara.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp450.000
Rp31.062
Rp399.500
Memuat Komentar ...