Batas Taat kepada Orang Tua dalam Islam: Hikmah Surat Al-Ankabut Ayat 8 dan Kisah Sa'd bin Abi Waqqash
Laduni.ID, Jakarta – Bagaimana jika suatu hari orang yang paling kita cintai justru meminta kita meninggalkan jalan Allah? Haruskah tetap taat demi disebut anak berbakti, atau menolak demi menjaga keimanan? Dilema seperti ini bukan hanya terjadi di zaman sekarang. Lebih dari 14 abad yang lalu, seorang sahabat mulia Rasulullah SAW juga pernah mengalaminya. Dari peristiwa itulah Allah menurunkan satu ayat yang hingga hari ini menjadi pedoman bagi setiap Muslim dalam menempatkan cinta kepada orang tua dan ketaatan kepada Allah secara seimbang.
Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kedudukan kedua orang tua. Berbakti kepada ayah dan ibu bahkan ditempatkan setelah perintah mentauhidkan Allah dalam banyak ayat Al-Qur'an. Tidak ada agama yang begitu rinci mengajarkan penghormatan kepada orang tua sebagaimana Islam. Seorang anak diperintahkan berbicara dengan lembut, mendoakan mereka, memenuhi kebutuhannya, bahkan tetap berbuat baik meskipun orang tua telah lanjut usia.
Namun kehidupan tidak selalu berjalan sederhana. Ada kalanya seorang anak menghadapi situasi yang tidak mudah. Orang tua bisa saja memiliki keinginan yang bertentangan dengan syariat. Ada yang melarang anak berhijab, menghalangi menuntut ilmu agama, memaksa meninggalkan salat, bahkan mengajak melakukan perkara yang diharamkan.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp225.000
Rp124.000
Rp134.160
Rp118.000
Memuat Komentar ...