Tisu Bekas Ingus Dihargai Rp 1,1 Juta di AS, Ini Tujuannya

 
Tisu Bekas Ingus Dihargai Rp 1,1 Juta di AS, Ini Tujuannya

 

LADUNI.ID,INTERNASIONAL- Mungkin kita bisa menghabiskan satu kotak tisu penuh ingus saat pilek, dan segera membuangnya. Namun, sebuah startup asal AS justru menjual tisu penuh ingus yang dihargai jutaan.

Untuk selembar tisu ingus, orang yang minat membeli tisu dari perusahaan VaevTissue harus merogoh kantong 79 dollar AS atau setara Rp 1,1 juta dan hanya bisa dibeli lewat online.

Tak masuk akal bukan? Untuk apa hal itu dilakukan?

Kepada Time, pendiri VaevTissue Oliver Nissen menjelaskan bahwa ini adalah inovasi untuk menjadwalkan kapan seseorang menderita pilek lewat virus yang tinggal di tisu.

"Tujuan kami adalah memberikan virus flu kepada pengguna, sehingga pilek tidak datang tiba-tiba saat tidak diharapkan, serta untuk melatih agar sistem imun kita kebal terhadap virus pilek," kata Nissen.

Di situsnya, Vaev Tissue menulis kalau mereka ada  karena seorang warga Denmark yang sedang terkena pilek mengaku bosan dengan pengobatan berupa suntikan dan pil. Oleh sebab itu, pada 2017 Vaev lahir di Copenhagen, Denmark, dan kemudian kini bermarkas di Los Angeles.

Bagi mereka, tisu bekas lebih aman dibanding suntikan atau pil. Nissen pun beranggapan, kemampuan mengatur waktu sakit adalah sebuah kemewahan.

Pihaknya telah mempekerjakan 10 orang pilek untuk membuang ingusnya ke tisu.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN