11 Feb 2019 · 10.463 dibaca · Hikmah
Oleh: Ahmad Karomi
LADUNI.ID, Jakarta - Jarum jam menujukkan pukul tujuh malam. Tampak dua sosok manusia berjalan di sebelah selatan pondok, berjalan agak terhuyung-huyung disebabkan terdesak oleh berjubel pendatang dan tamu undangan yang hormat haul almarhum Mbah KH Djazuli tahun 1991. Banyak yang tidak menyadari siapa dua sosok yang melintas dan berpapasan pada acara yang penuh lautan manusia itu.
Seorang santri cilik berusia 12 tahun yang secara kebetulan berpapasan, menyaksikan peristiwa itu penuh tanda tanya. Siapakah dua sosok yang melintas ini? Mengapa kedua tangannya ditaruh di pundak temannya? Tiba-tiba ada suara yang berbisik-bisik berkata: "Gus Miek, rawuh." Santri cilik ini pun terkesiap, ternyata yang berpapasan dengannya adalah Gus Miek, tokoh idolanya. Seketika itu juga santri cilik ini putar balik mengejar, namun tak berhasil melewati kerumunan manusia yang juga berebut sungkem kepada kyai nyentrik ini.
Prosesi haul berlangsung meriah, sebab dihadiri oleh Gus Miek yang kala itu merupakan ky
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+