Biografi Syaikh KH. Muhadjirin Amsar Ad-Dary

 
Biografi Syaikh KH. Muhadjirin Amsar Ad-Dary

Riwayat dan Keluarga

Kiai Muhammad Muhajirin Amsar al-Dari, selanjutnya disebut sebagai Kiai Muhajirin dilahirkan pada tanggal 10 November 1924 di Kampung Baru, Cakung, sebuah daerah di pinggiran kota Jakarta (sekarang masuk Kotamadya Jakarta Timur).

Beliau adalah anak sulung dari pasangan H. Amsar dan Hj. Zuhriah. Kedua orang tuanya, lahir dari silsilah keluarga besar dan berpengaruh di Kampung Baru. Bapaknya H. Amsar bin Fiin adalah keturunan keluarga “jawara” dan ibunya Hj. Zuhriah binti H. Syafi’i bin Jirin bin Gendot adalah dari keturunan ”muallim” yang mencintai ilmu agama.

Begitu cintanya dengan ilmu agama, sehingga nama “Muhadjirin” tersebut adalah penisbatan dari nama buyutnya yang alim yaitu Jirin.

Menuntut Ilmu

Tanggal 4 dzhulqaidah tahun 1366 H. bertempatan dengan bulan Agustus 1947, berangkatlah syaikh Muhajirin menuju Jeddah, Akhir bulan dzhulqaidah tibalah ia di Jeddah. Selanjutnya ia melakukan umrah ke Makkah. Selama di Makkah ia tinggal di rumah Syaikh Abdul Ghoni Jamal. Di sana ia banyak mendapatkan ilmu pengetahuan. Setelah beberapa lama ia menetap di rumah Syaikh Abdul Ghoni Jamal, ia pindah ke asrama jailani.

Di sana, pertama kali ia belajar kepada Syaikh Muhammad Ahyad, yang mengajar di masjid al-haram. Kitab-kitab yang ia pelajari darinya adalah : Fath Al-Wahab,al-Iqna’fi hilli Alfazh Abi syuja, Al-Mahalli ‘Ala Al-Qalyubi, Riyadhash-Shalihin,Minhaj al-Abidin,Umdah al-Abrar, Dan Fath Al-Qadir Fi Nusu Al-Ajir.

Guru-rurunya yang lain selama ia belajar di Makkah di antaranya Syaikh Hasan Muhammad al-Masysyath, Syaikh Zaini Bawean, Syaikh Muhammad Ali bin Husain Al-Maliki, Syaikh Mukhtar Ampetan,Sayyid’Alwi bin Abbas Al-Maliki, Syaikh Ibrahim Fathani, Syaikh Muhammad Amin Al-Khutbi, Syaikh Ismail Fathani.

Dua tahun kemudian ia melanjutkan studynya dengan di Darul Ulum Ad Diniyah. Selama belajar di sana, ulama yang paling berpengaruh dengan keilmuannya adalah Syah Ahmad Mansyuri dan Syaikh Muhammmad Yasin Fathani. Kurang lebih dua tahun. Kitab-kitab yang ia pelajari antara lain : Syark Ibnu ‘Agil ‘Ala Alfiyah,Mukhtashar Ma’Ani’Ala at Talkhish ( Nahwu ) Al Mahalli ‘Ala Al-Qalyubi ( Fiqih ), Muwaththa’ Malik Sunnan abi Daud ( Hadist ) Jam’ul-Jawami’( ushul fiqih ), Tafsir Ilmu Kastsir,at-Thahbiq Baina al- Madzahib al-mudawwanah ( Kitab tentang persesuaian antara beberapa madahab )

Dahaganya tentang ilmu pengetahuan membuat Syaikh Muhajirin tetap saja rendah hati dan selalu merasa ada ilmu yang selalu mersa belum dipahaminya dengan baik dan benar.

Akhirnya di penghujung bulan Dzulqaidah tahun 1370 H, bertepan dengan 28 agustus 1951, Shaikh Muhajirin berhasil menyelesaikan pendidikannya di Darul Ulum merupakan lulusan terbaik dalam angkatannya. Tak lama berselang iapun diminta untuk mengajar di almamaternya, meskipun menyandang predikat lulus, Syaikh Muhajirin tetap belajar kepada Syaikh Muhammad Yasin baik di rumah maupunnya di sekolah tempatnya mengajar.

Akhirnya, Syaikh Muhammad Yasin memberikan Ijazah kepadanya yang dinamakan Maslak al-jali fi Asanid asy-Min Asanid asy-Syaikh Umar Hamdan. Syaikh Muhajirin juga mendapatkan ijazah dari guru lainnya,yakni Syaikh Muhammad Abdul Baqi, setelah selesai membaca Al-Manahil as-Silsilah fi Al-Ahadits al-Musalsalah,baik secara fi’liyah (perbuatan) maupun qauliyah (ucapan).

Pernikahan Beliau

Kamis tanggal 19 Shafar 1375 H,Bertepatan dengan 6 agustus 1955 Syaikh Muhajirin tiba di tanah air, dua tahun setelah kembali ke tanah air ia menikah dengan Hj.Hannah, salah seorang putrid K.H Abdurahman Sodri. Dari pernikahan ini ia di anugerahi delapan anak empat putra dan empat putri. Mereka inilah yang yang meneruskan perjuangan beliau dalam mengembangkan pondok pesantren An-Nida Al-Islamy.

Mengasuh Pesantren

Pesantren Annida Al-Islamy Bekasi didirikan salah seorang ulama yang sangat berperan di Bekasi, yaitu KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Addary. Periode besar masa belajar beliau, berlangsung mulai dari periode belajar di Jakarta, di Mekkah dan Madinah. Selain itu beliau juga merupakan ulama yang produktif dalam menulis kitab-kitab berbahasa arab yang wajib dibaca oleh para santri di pondok pesantren Annida Al-Islamiy yang beliau dirikan.

Melahirkan Ulama Besar

Murid-muridnya yang menjadi ulama Betawi terkemuka diantaranya adalah KH. Maulana Kamal Yusuf, KH. Mahfudz Asirun, KH. Zuhri Yakub (Sekretaris Umum FUHAB Masa Bakti 2008-2013), dan KH. Syafi`i (Lajnah Falakiyah Cakung).
Kitab karangannya yang terkenal adalah Mishbaah Adz-Dzulaamsyarah Buluugh al –Maraam yang ditulis oleh KH. Mahfudz Asirun dan dipelajari  di beberapa pesantren, halaqah dan majelis taklim di Jakarta maupun di luar Jakarta.

Kitab Karya Beliau

Beliau adalah salah seorang ulama Betawi yang produktif dalam menulis di berbagai bidang disiplin ilmu ke-Islaman dengan bahasa Arab dengan  jumlah keseluruhan 31 kitab.
Kitab-kitabnya  adalah  sebagai berikut:
1. Mishbaah Adz-Dzulaamsyarah Buluugh al -Maraam sebanyak 8 Juz (kitab fiqih).
2. Idhahy Maurud sebanyak 2 Juz (kitab ushul fiqih).
3. Fan al-Muthala`ah sebanyak 3 Juz (kitab lughah/ tata bahasa)
4. Qawaid an-Nahwiyah sebanyak 2 Juz (kitab lughah/ tata bahasa).
5. Mahfudzat (kitab lughah/ tata bahasa).
6. Al-Bayan (kitab balaghah/sastra).
7. Mukhtarat Al-Balaghah (kitab  balaghah/sastra).
8. Malkhash  at-Ta`liqat`ala  Matan  al-Jauharah (kitab tauhid).
9. Syarah   Tali`qat   `ala   Matan   al-Jauharah (kitab tauhid).
10. Taysir  al-Wushul  fi  `Ilmi  al-Ushul (kitab  ushul fiqih).
11. Istikhraj al-Furu` `ala al-Ushul (kitab ushul fiqih).
12. Khilaafiyah (kitab ushul fiqih).
13. Falsafah At-Tasyri` (kitab ushul fiqih).
14. Ma`rifah Turuq Al-Ijtihad (kitab ushul fiqih).
15. Takhrij Al-Furu` `Ala Al-Ushul (kitab ushul fiqih).
16. Al-Qaul   Al-Hatsits   Mustholah   Al-Hadits (kitab mustholah al-hadits).
17. Ta`liqat  `Ala  Matan  Al-Bayquni (kitab  mustholah al-hadits).
18. Al-Istidzkar  Fi  Taqyid  Ma  La  Budda  Min  Thola`ah Al-Anwar (kitab mustholah al-hadits).
19. .Al-Mudarik Fi Al-Manthiq (kitab ilmu manthiq).
20. An-Nahj  Al-Mathlub  Ila  Al-Manthiq  Al-Marghub (kitab ilmu manthiq).
21. Al-Qaul   Al-Fa`id   Fi   Ilm   Al-Faraid (kitab   ilmu waris/faraid).
22. Mar`ah Al-Muslimin (kitab tarikh).
23. Al-Mantakhab  Min  Tarikh  Daulah  Bani  Umayyah (kitab tarikh).
24. Tarikh Al-Adab Al-`Araby (kitab tarikh).
25. Tarikh  Muhammad  Rasulillah  wa  Al-Khulafa  Ar-Rasyidin (kitab tarikh).
26. At-Tanwir Fi Ushul At-Tafsir (kitab ushul tafsir).
27. Tanbiq Al-Ayah Bi Al-Hadits (kitab ushul tafsir).
28. Qawa`id    Al-Khams    Al-Bahyah (kitab    qawaid fiqih).
29. As-Saqayah    Al-Mar`iyah    Fi    Al-Bahts    Wa    Al-Munadzarah (kitab adab).
30. Al-Qur`u As-Sam`u Fi Al-Wudhu` (kitab fiqih bab wudhu).
31. At-Ta`arruf Fi At-Tasawwuf (kitab tasawwuf).
 

Kewafatan Beliau

Syaikh Muhajirin Wafat pada tanggal 28 Dzulqaidah 1424 H, bertepatan dengan tanggal 31 januari 2003.




 Sumber: Dari Berbagai Sumber