Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Ketika Bencana Melanda, Ini Tiga Etika yang Perlu Dilakukan

09 Mar 2019 ยท 1.766 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Jakarta - Tidak seharusnya seorang muslim merasa Tuhan sedang tidak adil ketika bencana melanda, atau merasa bahwa kehidupan ini akan berakhir sampai disini. Dalam Islam, etika dan sikap yang seharusnya dilakukan ketika bencana melanda sudah terlampir dalam Al-Qur’an. Begitulah Al-Qur’an, selalu menjadi referensi terbaik dalam kehidupan seorang muslim.

Etika pertama kali ketika menghadapi bencana adalah mengucapkan kalimat istirja’ yaitu innalillah wa inna ilahi raji’un (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya). Kalimat tersebut rupanya tidak diucapkan ketika ada seseorang meninggal dunia, melainkan juga ketika menghadapi berbagai bencana dan ujian. Dalam ayat-Nya difirmankan:

ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุตูŽุงุจูŽุชู’ู‡ูู…ู’ ู…ูุตููŠุจูŽุฉูŒ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฑูŽุงุฌูุนููˆู†ูŽ

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.

Bersabar adalah etika kedua dalam mengahadapi sebuah benca

๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →