16 Mar 2019 · 1.894 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Penggunaan antibiotika secara tidak rasional dan masif pada manusia serta hewan ternak memicu kekebalan bakteri terhadap antibiotika. Bahkan beberapa diantaranya mengembangkan multiresistensi terhadap antibiotika. Kini sudah muncul superbug yang kebal terhadap hampir semua antibiotika yang ada di pasaran. Kasus inilah yang mendorong pakar mikrobiologi Indonesia, Windi Indra Muziasari meneliti gen resisten antibiotik pada bakteri di Helsinki University, Finlandia. Penelitian Windi berbuah perusahaan startup Resistomap. Perusahaan ini menyediakan jasa pemetaan gen resisten antibiotika dalam beragam lingkungan: di rumah sakit, sungai, sedimen, peternakan, hingga tempat pengolahan limbah air.
DW: Bagaimana mekanisme resistensi antibiotika pada bakteri?
Windi Indra Muziasari: Secara alamiah, bakteri memang sudah punya struktur gen resisten terhadap antibiotika (ARGs). Gen resisten bisa ditransfer secara cepat ke bakteri lainnya. Ini terjadi karena antibiotika kian aktif digunakan tak hanya oleh ma
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+