28 Mar 2019 ยท 2.046 dibaca · Sejarah
LADUNI.ID, Jakarta - Dalam kitab Tartîb al-Madârik wa Taqrîb al-Masâlik karya Qâdi ‘Iyâd (w. 544 H) tercatat pernyataan kebingungan Imam Abdullah bin Wahb (w. 197 H):
Aku mendatangi Malik, seorang pemuda luar biasa. Dia mengambil bukuku dan membacanya. Ketika dia menemukan kesalahan di dalamnya, dia mengambil kain di antara tangannya lalu menyelubkannya ke dalam air dan menghapusnya. Dia pun mencatatkan untukku apa yang benar.
Ibnu Wahb berkata: “Jika saja Allah tidak menyelamatkanku melalui perantara Malik dan al-Laitsi, aku pasti telah sesat.”
Kemudian dikatakan kepadanya: “Kenapa bisa begitu?”
Ibnu Wahb menjawab: “Aku hafal banyak hadits hingga me
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+